Oleh: junaardas | 11/12/2010

MANAJEMEN DIANTARA ILMU PENGETAHUAN

MANAJEMEN DIANTARA ILMU PENGETAHUAN

Ilmu Pengetahuan dapat dikelompokan kedalam tiga cabang, yaitu : Ilmu Eksakta, Ilmu Sosial dan lmu Pengetahuan Humaniora Ilmu Eksakta adalah cabang Ilmu Pengetahuan yang prinsip-prinsipnya, dalil-dalilnya berlaku universal dan penerapannya juga berlaku universal. Contoh cabang ilmu eksakta seperti ; Ilmu Matematika, Ilmu Fisika, Ilmu Kimia dan yang sejenisnya. Bukti ilmu eksakta berlaku universal misalnya Ilmu Matematika, seperti dibidang Geometri terdapat dalil Pichtagoras yang menyatakan bahwa kuadrat garis miring (hipotenusa) sebuah segi tiga siku-siku akan sama dengan kuadrat kedua sisi yang lain. Dalil ini berlaku dimana saja dan kapan saja. Ilmu Fisika mengatakan bahwa benda yang Berat Jenis (BJ) nya lebih kecil dari BJ air akan mengapung demikian sebaliknya, benda yang BJ nya lebih besar dari BJ air akan tenggelam. Dalil ini berlaku dimana-mana diseluruh dunia dan kapan saja. Demikian rumus-rumus ilmu kimia dapat diterapkan secara umum tidak bergantung pada situasi dan kondisi. Contohnya rumus bangun air adalah H2O bila, dipanaskan akan terurai sebagai berikut : 2H2O  2H2 + O2. Ketentuan ini berlaku secara Universal baik di Indonesia, di Amerika Serikat, di Rusia, Erofa dan dimanapun serta kapan saja. Ilmu Pengetahuan Sosial adalah cabang Ilmu Pengetahuan yang dalil-dalilnya, hukum-hukumnya berlaku secara Universal, tetapi penerapannya sangat bergantung pada situasi dan kondisi dimana ia digunakan. Contoh cabang Ilmu Sosial, seperti ; Ilmu Sosiologi, Ilmu Politik, Ilmu Administrasi, Ilmu Ekonomi, Ilmu Hukum dan yang sejenisnya. Bukti ilmu sosial sangat dipengaruhi oleh situasi dan kondisi, misalnya Ilmu Politik secara umum mempunyai batasan sebagai ilmu yang mempelajari pengelolaan kekuasaan dalam suatu negara. Penerapan ilmu politik ini sangat dipengaruhi oleh situasi dan kondisi negara yang bersangkutan. Kekuasaan Negara di Indonesia mengacu kepada Sistem Demokrasi Pancasila, di Amerika Serikat mengacu kepada Sistem Demokrasi Liberal dan di Republik Rakyat Cina mengacu kepada Sistem Demokrasi Komunis.
Meskipun Ilmu Ekonomi penuh dengan Statistik tetapi Ilmu Ekonomi termasuk dalam kelompok Ilmu Sosial, karena penerapan Ilmu Ekonomi diberbagai Negara tidak sama. Di Indonesia penerapan Ilmu Ekonomi berdasarkan kepada azas kekeluargaan, di Amerika Serikat berdasarkan kepada Sistem Ekonomi Pasar (Liberal) dan di negara-negara Komunis menerapkan Ekonomi yang berorientasi kepada kepentingan negara, masyarakat hanyalah sekedar alat ekonomi.
Dari uraian diatas terlihat adanya perbedaan prinsip antara Ilmu Sosial dan Ilmu Eksakta. Perbedaan itu terletak pada segi penerapannya dilapangan yaitu Ilmu Eksakta tidak dipengaruhi oleh situasi dan kondisi, sedangkan Ilmu Sosial sangat dipengaruhi oleh situasi dan kondisi dimana ia diterapkan.
Ilmu Pengetahuan humaniora adalah ilmu yang berkaitan dengan rasa seni yang
dimiliki oleh manusia, seperti : Seni Sastra, Musik, Pahat, Lukis, dan sebagainya. Ilmu Pengetahuan Humaniora tidak dapat dimasukan dalam Ilmu Sosial, karena bukan ilmu yang mempelajari gerak kegiatan (action) kehidupan manusia, tetapi yang dipelajari adalah kecenderungan “rasa” dan “perasaan” yang menimbulkan bakat dan minat manusia itu untuk berkreasi. Manajemen termasuk ilmu Pengetahuan Sosial, karena penerapan nya sangat tergantung pada situasi dan kondisi dimana ia diterapkan. Ilmu Manajemen mempelajari bagaimana sesorang (pimpinan) yang diserahi tanggung jawab itu melaksanakan tugasnya dengan sebaik-baiknya, sehingga tujuan unit organisasi yang dipimpinnya dapat tercapai. Seseorang yang diserahi tugas manajemen disebut manajer. Ilmu Manajemen diperlukan
dalam setiap kegiatan manusia yang hidup berkelompok (unit kerja) seperti rumah tangga, kantor-kantor Pemerintah, Sekoilah atau Universitas maupun Perusahaan Swasta dans sebagainya.

B. MANAJEMEN DAN ADMINISTRASI
Manusia adalah mahluk sosial (masyarakat), ia baru merasakan dirinya sebagai
manusia, apabila ia berada dalam suatu masyarakat. Masyarakat itu tidak hanya terdiri dari manusia-manusia, akan tetapi juga dari hubungan-hubungan antara manusia-manusia itu, baik hubungan secara individual ataupun hubungan antar golongan, atau hubungan antar individual dengan golongan, masyarakat adalah pergaulan hidup antara manusia-manusia itu.
Bentuk-bentuk masyarakat banyak macam ragamnya, ia dapat merupakan hidup
yang berdasarkan rational atau tidak rational, ia dapat merupakan pergaulan hidup yang kecil atau besar. Bentuk-bentuknya dapat berupa “keluarga”, “suku”, “desa”, “kota”, “daerah”, “negara”, “bangsa”, “perkumpulan”, atau “persekutuan”. Semua bentuk itu dimaksudkan untuk mengatasi segala masalah yang dihadapi masyarakat tersebut. Dari pergaulan dalam masyarakat itu terjadi fenomena-fenomena masyarakat. Fenomena-fenomena itu hidup dalam masyarakat dan mempunyai ciri tersendiri, antara lain
fenomena hokum, fenomena ekonomi, fenomena politik dan fenomena andministrasi.
Fenomena hukum mempersoalkan hak dan kewajiban dari dan antara masyarakat
dan anggota-anggotanya. Fenomena ekonomi mengemukakan tentang bagai mana
masyarakat dan anggota-anggotanya mendapat pemuasan dari kebutuhannya tentang
sandang pangan dalam keadaan kekurangan. Fenomena politik menerangkan
bagaimana masyarakat menentukan tujuan-tujuan pokok (politik) dari masyarakat itu.
Sedangkan fenomena administrasi menge mukakan tentang bagaimana caranya
masyarakat itu menyelenggarakan kegiatan-kegiatan/usaha-usaha-nya untuk mencapai tujuan-tujuan pokok tersebut.
Ilmu hukum mempelajari fenomena hokum, ilmu ekonomi mempelajari fenomena ekonomi, ilmu politik mempelajari fenomena politik dan ilmu administrasi mempelajari fenomena administrasi.
Ilmu administrasi adalah ilmu yang mempelajari tentang bagaimana masyarakat (manusia) menyelenggarakan kegiatan-kegiatan untuk mencapai tujuan pokok yang telah ditentukan terlebih dahulu oleh masyarakat. Apabila yang dipelajari adalah kegiatan dalam mencapai tujuan pokok kenegaraan maka ilmu administrasi itu disebut Ilmu Administrai Publik atau Ilmu Administrasi Negara. Apabila yang dipelajari adalah kegiatan dalam mencapai tujuan pokok keswastaan maka ilmu administrasi itu disebut Ilmu Adminsitrasi Privat atau Ilmu Adiministrasi Niaga.
Administrasi dapat dilihat sebagai badan/person yang menjalankan kegiatan-
kegiatan administrasi. Administrasi juga dapat dilihat sebagai kegiatan, yaitu kegiatan administrasi. Administrasi dapat pula dilihat sebagai suatu proses kegiatan yaitu proses administrasi (kegiatan-kegiatan administrasi dalam rentetan urutan yang terus menerus).
Dalam mencapai tujuannya, setiap badan administrasi menjalankan 3 kegiatan pokok
yaitu :
1) Membuat kebijaksanaan administrasi (administrasi policy making), yaitu membuat garis-
garis besar mengenai apa yang perlu diselenggarakan dan cara-cara
penyelenggaraan dalam mencapai tujuan.
2) Menjalankan manajemen yaitu menjalankan kegiatan-kegiatan untuk mendapat hasil
(tujuan) melalui (menggunakan) orang lain.
3) Menjalankan kegiatan-kegiatan pelaksanaan (operasional yaitu men-jalankan
pekerjaan-pekerjaan yang telah direncanakan oleh manajemen dalam kerangka yang telah ditentukan dalam kebijaksanaan administrasi dan kebijaksanaan menajerial. Kegiatan-kegiatan operasional ini terutama memerlukan keahlian teknik (technical skills) untuk mengerjakan pelbagai pekerjaan.
Jadi setiap manajemen menjalankan kegiatannya dalam rangka administrasi, bahkan karena begitu determinan dalam pencapaian tujuan administrasi, sehingga dikatakan bahwa manajemen itu adalah inti dari administrasi.
Bentuk kebijaksanaan politik dalam Negara ditentukan menurut sistim Peme-rintahan
yang berlaku di Negara itu. Di Negara Republik Indonesia bentuk kebijaksanaan politik itu adalah Undang-undang Dasar 1945 dan Ketetapan MPR dalam tingkat pertama dan dalam tingkat kedua adalah Undang Undang dan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang. Dalam administrasi, Pemerintah/Presiden bekerja dalam batas-batas yang telah ditentu-kan dalam kebijaksanaan politik tersebut. Bentuk kebijaksanaan administrasi dalam bidang kenegaraan banyak macam ragamnya, antara lain : Peraturan Pemerintah, Pidato Kenegaraan Presiden, Ucapan-ucapan resmi Presiden pada kesempatan wawancara dan lain-lain. Pada tingkat Departemen terdapat kebijaksanaan administrasi Menteri dalam bentuk Keputus-an Menteri, Instruksi Menteri dan pada tingkat Direktur Jenderal juga terdapat kebijaksanaan administrasi berupa Keputusan Direktur Jenderal dan seterusnya pada tingkat Propinsi dan Kabupaten.
Pada suatu perusahaan, bentuk kebijaksanaan administrasi adalah Keputusan
Dewan Komisaris atau Badan Pengawas. Sedangkan kebijaksanaan manajerial adalah keputusan-keputusan yang ditetapkan oleh Dewan Direksi atau Direktur. Dalam kerangka kebijaksanaan manajerial ini dimulailah kegiatan-kegiatan manajerial seperti :
perencanaan, pengorganisasian, penempatan, penggerak- an dan pengawasan.
Sebagai suatu proses, administrasi meliputi dua segi utama yaitu segi statik dan segi dinamik.
Segi statik berwujud wadah serta struktur yang mengatur segala hubungan formal antar personal dalam proses pencapaian tujuan. Sedang segi dinamik berwujud keseluruhan kegiatan yang dilakukan untuk mencapai kerjasama yang rasional dalam pencapaian tujuan .
Dalam ilmu administrasi, segi statik ini lazim disebut “organi-sasi” dan segi dinamik disebut “manajemen”. Dalam hubungan adanya dua aspek dari pada administrasi ini Dwight Waldo dalam bukunya “The Study of Public Administration” me-ngemukakan bahwa organisasi dan manajemen adalah ciri dari pada administrasi.

C. MANAJEMEN DAN ORGANISASI
Antara organisasi dengan manajemen tidak dapat dipisah kan satu sama lain. Organisasi dapat diibaratkan sebagai anatomi dari pada administrasi sedangkan manajemen sebagai fisiologinya. Keduanya saling bergantungan satu sama lain sebagaimana halnya anatomi dan fisiologi dari pada setiap organisme hidup.
Pemisahan antara “organisasi” dan “manajemen” hanya se- kedar untuk
menunjukan katagori yang diperlukan dalam usaha analisa dan sifatnya katagori yang ideal belaka. Kategorisasi administrasi dalam organisasi dan manajemen merupakan cara melihat atas suatu gejala yang sama.
Organisasi melihat administrasi dalam keadaan yang statik dan memberikan pola, sedang manajemen melihat administrasi dalam keadaan dinamik atau bergeraknya. Pemisahan tersebut tidak perlu dilakukan terlalu tajam karena satu sama lain saling mengisi, hingga dengan demikian tidak menimbulkan salah faham dalam mengadakan perbedaan pengertian. Dengan demikian manajemen adalah administrasi dalam bergeraknya dan karena pimpinan organisasi juga sekaligus pimpinan manajemen maka dialah pula yang mempunyai wewenang untuk menggerakan kemudi administrasinya.

Oleh: junaardas | 11/10/2010

ARJUNA MENCARI CINTA

Arjuna sedang serius bekerja

ARJUNA BAHAGIA

Oleh: junaardas | 13/09/2010

PENGKURAN

Pengukuran

judul

A. Besaran dan Satuan.

Sebenarnya dalam kehidupan sehari-hari kita sering berhubungan dengan besaran dan satuan. Ketika menyebutkan tinggi badan seseorang 175 cm dan berat badannya 60 kg, maka kita sedang berhubungan dengan besaran panjang dan satuannya cm, dan besaran massa dengan satuan kg.

Nah, apa itu besaran dan satuan?

* Besaran adalah sesuatu yang dapat diukur dan dinyatakan dengan angka serta mempunyai satuan.
* Satuan adalah sesuatu yang digunakan untuk menyatakan hasil pengukuran, atau pembanding dalam suatu pengukuran tertentu.

Ada banyak besaran fisika, oleh karena itu perlu dipilih beberapa besaran yang menjadi besaran dasar dan besaran-besaran lain dapat diturunkan daripadanya.

A.1 Besaran Pokok

Berdasarkan hasil-hasil pertemuan sebelumnya dan hasil-hasil panitia internasional, maka dalam Konferensi Umum mengenai Berat dan Ukuran ke-14 (1971) di Perancis, berhasil menetapkan tujuh besaran sebagai dasar (besaran pokok) seperti pada tabel 1.1. dan merupakan dasar bagi Sistem Satuan Internasional yang biasa disingkat SI (dari bahasa Perancis “Le Systeme Internasional d’Unites.”)

tabel si

Berdasarkan satuan-satuan di atas, jika kita akan menentukan jari-jari bumi (6,37 x 106 m ) atau periode garputala (2,3 x 10-3 s) maka akan di dapatkan bilangan-bilangan yang sangat besar atau sangat kecil. Agar bilangan-bilngan tersebut lebih sederhana maka dalam konferensi tersebut juga dianjurkan penggunaan awalan seperti tebel 1.2.

tabel2

Jadi, jari-jari bumi seperti di atas dapat ditulis sebagai 6,37 Mm dan periode garputala sebagai 2,3 ms.

A.2 Definisi Satuan Standar SI

1. Satuan Panjang

Satu meter adalah 1.650.763,73 kali panjang gelombang sinar merah jingga dalam vakum yang dipancarkan oleh isotop Krypton Kr86.

2. Satuan Massa

Satu kilogram standar adalah massa dari sebuah model silinder platina iridium yang aslinya disimpan di Lembaga Berat dan Ukuran International di Sevres. Standar sekunder dikirim ke berbagai negara dan massa-massa benda yang lainnya ditentukan dengan menggunakan teknik neraca berlengan sama.

prototype

3. Satuan waktu

Satu sekon adalah waktu yang diperlukan oleh atom cesium (Cs – 133) untuk melakukan getaran sebanyak 9.192.631.770 kali

4. satuan suhu

Satu kelvin adalah 1/273,16 suhu titik tripel air.

5. Satuan kuat arus listrik

Satu ampere adalah arus tetap yang dipertahankan untuk tetap mengalir pada dua batang penghantar sejajar dengan panjang tak terhingga dan dengan luas penampang yang dapat diabaikan dan dipisahkan sejauh satu meter dalam vakum, yang akan menghasilkan gaya sebesar 2 x 10-7 N m-1.

6. Satuan intensitas cahaya

Satu candela adalah intesitas cahaya yang besarnya sama dengan intensitas sebuah sumber cahaya pada satu arah tertentu yang memancarkan radiasi monokhromatik dengan frekuensi 540 x 1012 Hz dan memiliki intensitas pancaran pada arah tersebut sebesar 1/683 watt per steradian.

7. Satuan jumlah zat

Satu mol sama dengan jumlah zat yang mengandung satuan elementer sebanyak jumlah atom di dalam 0,012 kg karbon-12. Satuan elementer dapat berupa atom, molekul, ion, elektron, dll dan harus ditentukan.

A.3 Besaran Turunan

Besaran turunan adalah besaran yang satuannya merupakan gabungan dari satuan-satuan dasar (pokok).

Contoh:

– Luas ( m2 )

– Massa jenis ( kg/m3)

– Kecepatan (m/s)

Beberapa besaran turunan dapat dilihat pada tabel berikut!

tabel 13

Disamping besaran pokok dan besaran turunan, masih ada satuan besaran tambahan sebagai berikut:

tabel14B. Alat Ukur Besaran Fisika

alatukur

Fisika tidak bisa dilepaskan dari proses pengukuran berbagai besaran fisika dan alat ukur yang digunakan dalam fisika sedikit berbeda dengan alat ukur yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini dikarenakan dalam fisika membutuhkan tingkat ketelitian yang sangat tinggi.

Berikut adalah beberapa alat ukur yang digunakan dalam proses pengukuran besaran fisika.

1. Alat ukur panjang

Alat ukur panjang terdiri dari beberapa jenis seperti meteran lipat (pita), mistar, jangka sorong, dan mikrometer dan masing-masing mempunyai tingkat ketelitian yang berbeda

a. Mistar

mistar

* Untuk mengukur benda yang panjangnya kurang dari 50 cm atau 100 cm.
* Tingkat ketelitiannya 0,5 mm ( ½ x 1 cm)
* Satuan yang tercantum dalam mistar adalah cm, mm, serta inchi.

Untuk mendapatkan hasil pengukuran yang tepat, maka sudut pengamatan harus tegak lurus dengan obyek dan mistar.

Contoh pengukuran dengan mistar:

ukur panjang

Panjang balok di atas adalah 3,2 cm atau 32 mm.

b. Meteran lipat (pita pengukur)

meteran pita

* Digunakan untuk megukur suatu obyek yang tidak bisa dilakukan dengan mistar, misalnya karena ukurannya terlalu panjang atau bentuknya tidak lurus.
* Mempunyai tingkat ketelitian sampai dengan 1 mm.

c. Jangka sorong

jangka sorong

* Digunakan untuk mengetahui panjang bagian luar maupun bagian benda dengan sangat akurat / teliti
* Mempunyai tingkat ketelitian sampai dengan 0,1 mm

Jangka sorong seperti pada gambar di atas adalah jangka sorong yang skalanya mudah dibaca. Tetapi jangka sorong yang ada di laboratorium sekolah mempunyai cara pembacaan skala yang berbeda, dimana ada skala utama dan skala vernier/nonius.

jangka sorong2

Cara membaca skala:

baca skala

Hasil pembacaan = 4,74 cm atau 47,4 mm

d. Mikrometer Sekrup

mikrmeter

* Digunakan untuk mengetahui ukuran panjang yang sangat kecil
* Mempunyai tingkat ketelitian sampai dengan 0,01 mm

2. Alat Ukur Massa

Neraca yang digunakan di laboratorium fisika pada umumnya berbeda neraca yang dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.

Berikut adalah beberapa contoh neraca berbagai bentuk.

berbagai neraca

Dan di bawah ini adalah contoh neraca yang sering ditemukan di laboratarium

neraca lab

Ada empat macam prinsip kerja neraca, yaitu:

* Prinsip kesetimbangan gaya gravitasi, contoh neraca sama lenga
* Prinsip kesetimbangan momen gaya, contoh neraca dacin
* Prinsip kesetimbangan gaya elastis, contoh neraca pegas untuk menimbang bahan-bahan ku
* Prinsip inersia (kelembaman), contoh neraca inersia

3. Alat Ukur Waktu

stop watch

Sebenarnya ada banyak alat ukur waktu yang tersedia, seperti jam tangan, jam dinding, jam bandul dan sebagainya. Namun yang sering digunakan di laboratorium adalah stopwatch.

Ada banyak jenis stopwatch dengan berbagai ketelitian, mulai dari 1 detik, 1/10 detik, sampai 1/100 detik.

Ada juga stopwatch digital dengan ketelitian yang sangat tinggi, misalnya fasilitas stopwatch di handphone.

4. Alat Ukur Suhu (temperatur)

Alat ukur suhu adalah termometer, dan ada banyak jenis termomter. Dilihat dari jenis skala ada tiga macam termomometer, yaitu Celcius, Fahrenheit, dan Reamur. Ditinjau dari bahan termometrik yang digunakan juga ada tiga jenis termometer, yaitu termometer gas, zat cair, dan zat padat (termokopel dan hambatan platina).

termomter lab ipa

termomter psfdst

Video cara menggunakan termometer:

5. Alat Ukur Massa jenis

Massa jenis termasuk besaran turunan yaitu sama dengan massa dibagai volume benda. Oleh karena itu, untuk menentukan massa jenis sebuah benda kita perlu dua alat ukur, yaitu alat ukur massa (neraca) dan alat ukur volume (penggaris untuk benda yang teratur bentuknya atau gelas ukur).

masa jenis

Cara lain untuk mengukur volume benda adalah dengan memasukkan benda langsung ke dalam gelas ukur.

Contoh:

masa jenis2

Mula-mula air pada gelas ukur menunjuk skala pada 12,4 ml. Setelah sebuah benda dimasukkan pada gelas ukur, air menunjuk pada skala 20,2 ml.

Jadi volume benda tersebut adalah 20,2 ml – 12,4 ml atau 7,8 ml

Sumber link:

Oleh: junaardas | 04/03/2010

Ki Hadjar Dewantara

Raden Mas Soewardi Soerjaningrat (EYD: Suwardi Suryaningrat, sejak 1922 menjadi Ki Hadjar Dewantara, EYD: Ki Hajar Dewantara, beberapa menuliskan bunyi bahasa Jawanya dengan Ki Hajar Dewantoro; lahir di Yogyakarta, 2 Mei 1889 – meninggal di Yogyakarta, 26 April 1959 pada umur 69 tahun[1]; selanjutnya disingkat sebagai “Soewardi” atau “KHD”) adalah aktivis pergerakan kemerdekaan Indonesia, kolumnis, politisi, dan pelopor pendidikan bagi kaum pribumi Indonesia dari zaman penjajahan Belanda. Ia adalah pendiri Perguruan Taman Siswa, suatu lembaga pendidikan yang memberikan kesempatan bagi para pribumi jelata untuk bisa memperoleh hak pendidikan seperti halnya para priyayi maupun orang-orang Belanda.

Tanggal kelahirannya sekarang diperingati di Indonesia sebagai Hari Pendidikan Nasional. Bagian dari semboyan ciptaannya, tut wuri handayani, menjadi slogan Departemen Pendidikan Nasional. Namanya diabadikan sebagai salah sebuah nama kapal perang Indonesia, KRI Ki Hajar Dewantara. Potret dirinya diabadikan pada uang kertas pecahan 20.000 rupiah.
== Masa muda dan awal karier ==
Soewardi berasal dari lingkungan keluarga [[Kesultanan Yogyakarta|Keraton Yogyakarta]]. Ia menamatkan [[Sekolah Dasar|pendidikan dasar]] di [[ELS]] (Sekolah Dasar Eropa/Belanda). Kemudian sempat melanjut ke [[STOVIA]] (Sekolah Dokter Bumiputera), tapi tidak sampai tamat karena sakit. Kemudian ia bekerja sebagai penulis dan [[wartawan]] di beberapa surat kabar antara lain ”Sediotomo”, ”Midden Java”, ”De Expres”, ”Oetoesan Hindia”, ”Kaoem Moeda”, ”Tjahaja Timoer”, dan ”Poesara”. Pada masanya, ia tergolong penulis handal. Tulisan-tulisannya komunikatif dan tajam dengan semangat antikolonial.
Aktivitas pergerakan

Selain ulet sebagai seorang wartawan muda, ia juga aktif dalam organisasi sosial dan politik. Sejak berdirinya Boedi Oetomo (BO) tahun 1908, ia aktif di seksi propaganda untuk menyosialisasikan dan menggugah kesadaran masyarakat Indonesia (terutama Jawa) pada waktu itu mengenai pentingnya persatuan dan kesatuan dalam berbangsa dan bernegara. Kongres pertama BO di Yogyakarta juga diorganisasi olehnya.

Soewardi muda juga menjadi anggota organisasi Insulinde, suatu organisasi multietnik yang didominasi kaum Indo yang memperjuangkan pemerintahan sendiri di Hindia Belanda, atas pengaruh Ernest Douwes Dekker (DD). Ketika kemudian DD mendirikan Indische Partij, Soewardi diajaknya pula.
[sunting] Als ik eens Nederlander was

Sewaktu pemerintah Hindia Belanda berniat mengumpulkan sumbangan dari warga, termasuk pribumi, untuk perayaan kemerdekaan Belanda dari Perancis pada tahun 1913, timbul reaksi kritis dari kalangan nasionalis, termasuk Soewardi. Ia kemudian menulis “Een voor Allen maar Ook Allen voor Een” atau “Satu untuk Semua, tetapi Semua untuk Satu Juga”. Namun kolom KHD yang paling terkenal adalah “Seandainya Aku Seorang Belanda” (judul asli: “Als ik eens Nederlander was”), dimuat dalam surat kabar De Expres pimpinan DD, tahun 1913. Isi artikel ini terasa pedas sekali di kalangan pejabat Hindia Belanda. Kutipan tulisan tersebut antara lain sebagai berikut.

“Sekiranya aku seorang Belanda, aku tidak akan menyelenggarakan pesta-pesta kemerdekaan di negeri yang telah kita rampas sendiri kemerdekaannya. Sejajar dengan jalan pikiran itu, bukan saja tidak adil, tetapi juga tidak pantas untuk menyuruh si inlander memberikan sumbangan untuk dana perayaan itu. Ide untuk menyelenggaraan perayaan itu saja sudah menghina mereka, dan sekarang kita keruk pula kantongnya. Ayo teruskan saja penghinaan lahir dan batin itu! Kalau aku seorang Belanda, hal yang terutama menyinggung perasaanku dan kawan-kawan sebangsaku ialah kenyataan bahwa inlander diharuskan ikut mengongkosi suatu kegiatan yang tidak ada kepentingan sedikit pun baginya”.

Beberapa pejabat Belanda menyangsikan tulisan ini asli dibuat oleh Soewardi sendiri karena gaya bahasanya yang berbeda dari tulisan-tulisannya sebelum ini. Kalaupun benar ia yang menulis, mereka menganggap DD berperan dalam memanas-manasi Soewardi untuk menulis dengan gaya demikian.

Akibat tulisan ini ia ditangkap atas persetujuan Gubernur Jenderal Idenburg dan akan diasingkan ke Pulau Bangka (atas permintaan sendiri). Namun demikian kedua rekannya, DD dan Tjipto Mangoenkoesoemo, memprotes dan akhirnya mereka bertiga diasingkan ke Belanda (1913). Ketiga tokoh ini dikenal sebagai “Tiga Serangkai”. Soewardi kala itu baru berusia 24 tahun.
[sunting] Dalam pengasingan

Dalam pengasingan di Belanda, Soewardi aktif dalam organisasi para pelajar asal Indonesia, Indische Vereeniging (Perhimpunan Hindia).

Di sinilah ia kemudian merintis cita-citanya memajukan kaum pribumi dengan belajar ilmu pendidikan hingga memperoleh Europeesche Akte, suatu ijazah pendidikan yang bergengsi yang kelak menjadi pijakan dalam mendirikan lembaga pendidikan yang didirikannya. Dalam studinya ini Soewardi terpikat pada ide-ide sejumlah tokoh pendidikan Barat, seperti Froebel dan Montessori, serta pergerakan pendidikan India, Santiniketan, oleh keluarga Tagore. Pengaruh-pengaruh inilah yang mendasarinya dalam mengembangkan sistem pendidikannya sendiri.
[sunting] Taman Siswa

Soewardi kembali ke Indonesia pada bulan September 1919. Segera kemudian ia bergabung dalam sekolah binaan saudaranya. Pengalaman mengajar ini kemudian digunakannya untuk mengembangkan konsep mengajar bagi sekolah yang ia dirikan pada tanggal 3 Juli 1922: Nationaal Onderwijs Instituut Tamansiswa atau Perguruan Nasional Tamansiswa. Saat ia genap berusia 40 tahun menurut hitungan penanggalan Jawa, ia mengganti namanya menjadi Ki Hadjar Dewantara. Ia tidak lagi menggunakan gelar kebangsawanan di depan namanya. Hal ini dimaksudkan supaya ia dapat bebas dekat dengan rakyat, baik secara fisik maupun jiwa.

Semboyan dalam sistem pendidikan yang dipakainya kini sangat dikenal di kalangan pendidikan Indonesia. Secara utuh, semboyan itu dalam bahasa Jawa berbunyi ing ngarsa sung tulada, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani. (“di depan menjadi teladan, di tengah membangun semangat, dari belakang mendukung”). Semboyan ini masih tetap dipakai dalam dunia pendidikan rakyat Indonesia, terlebih di sekolah-sekolah Perguruan Tamansiswa.
[sunting] Pengabdian di masa Indonesia merdeka

Dalam kabinet pertama Republik Indonesia, KHD diangkat menjadi Menteri Pengajaran Indonesia (posnya disebut sebagai Menteri Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan) yang pertama. Pada tahun 1957 ia mendapat gelar doktor kehormatan (doctor honoris causa, Dr.H.C.) dari universitas tertua Indonesia, Universitas Gadjah Mada. Atas jasa-jasanya dalam merintis pendidikan umum, ia dinyatakan sebagai Bapak Pendidikan Nasional Indonesia dan hari kelahirannya dijadikan Hari Pendidikan Nasional (Surat Keputusan Presiden RI no. 305 tahun 1959, tanggal 28 November 1959).

Ia meninggal dunia di Yogyakarta tanggal 26 April 1959.

Oleh: junaardas | 04/03/2010

UNIVERSITAS

== Sejarah ==
Universitas Barat pertama adalah sebuah [[Akademi]] yang didirikan pada tahun [[387 SM]] oleh filsuf Yunani [[Plato]], di mana para siswanya diajarkan [[filsafat]], [[matematika]], dan [[olah raga]].

Universitas-universitas yang paling awal didirikan di Eropa:
*[[Universitas Magnaura]] di [[Konstantinopel]] dalam [[Kekaisaran Bizantium]], sekarang [[Istanbul]], [[Turki]] tahun [[849]] oleh bupati Bardas pada zaman Kaisar Michael III
*[[Universitas Preslav]] di [[Bulgaria]] dan [[Universitas Ohrid]] di [[Makedonia]] dalam [[Kekaisaran Bulgaria]] pada abad ke-9
*[[Universitas Bologna]] di [[Bologna]], [[Italia]] ([[1088]])
*[[Universitas Paris]] di [[Perancis]] dan [[Universitas Oxford]] di [[Inggris]] dalam masa [[Abad Pertengahan]] (sekitar abad ke-11 hingga 12) dengan pelajaran [[hukum]], [[perobatan]], dan [[teologi]].

Institusi seperti universitas ini telah ada di [[Persia]] dalam dunia [[Islam]], salah satu yang terkenal adalah [[Akademi Gundisapur]] dan juga [[Universitas Al Azhar]] di [[Kairo]], yang merupakan universitas tertua di dunia yang masih beroperasi. Salah satu universitas di Asia yang terkenal lainnya adalah Universitas Nalanda di [[Bihar, India]], di mana filsuf [[Buddha]] [[abad ke-2]] [[Nagarjuna]] berpusat.
gurita-cikeas

Oleh: junaardas | 04/03/2010

PENDIDIKAN ADALAH

== Filosofi pendidikan ==
Pendidikan biasanya berawal pada saat seorang bayi itu dilahirkan dan berlangsung seumur hidup.

Pendidikan bisa saja berawal dari sebelum bayi lahir seperti yang dilakukan oleh banyak orang dengan memainkan musik dan membaca kepada bayi dalam kandungan dengan harapan ia akan bisa (mengajar) bayi mereka sebelum kelahiran.

Banyak orang yang lain, pengalaman kehidupan sehari-hari lebih berarti daripada [[pendidikan formal]].
Seperti kata [[Mark Twain]], “Saya tidak pernah membiarkan sekolah mengganggu pendidikan saya.”

Anggota keluarga mempunyai peran pengajaran yang amat mendalam — sering kali lebih mendalam dari yang disadari mereka — walaupun pengajaran anggota keluarga berjalan secara tidak resmi.
== Pendidikan di Indonesia ==
{{wikisource|Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003|UU No. 20 Tahun 2003}}
=== Jenjang pendidikan ===
Jenjang pendidikan adalah tahapan pendidikan yang ditetapkan berdasarkan tingkat perkembangan peserta didik, tujuan yang akan dicapai, dan kemampuan yang dikembangkan.

==== Pendidikan anak usia dini ====
Mengacu Undang-undang Nomor 20 Tahun [[2003]], Pasal 1 Butir 14 tentang Sistem Pendidikan Nasional, [[Pendidikan anak usia dini]] (PAUD) adalah suatu upaya [[pembinaan]] yang ditujukan bagi [[anak]] sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian [[rangsangan pendidikan]] untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan [[jasmani]] dan [[rohani]] agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.

==== Pendidikan dasar ====
[[Pendidikan dasar]] merupakan jenjang pendidikan awal selama 9 (sembilan) tahun pertama masa sekolah anak-anak yang melandasi jenjang pendidikan menengah.

==== Pendidikan menengah ====
Pendidikan menengah merupakan jenjang pendidikan lanjutan pendidikan dasar.

==== Pendidikan tinggi ====
[[Pendidikan tinggi]] adalah jenjang pendidikan setelah pendidikan menengah yang mencakup program [[sarjana]], [[magister]], [[doktor]], dan [[spesialis]] yang diselenggarakan oleh [[perguruan tinggi]].

=== Jalur pendidikan ===
Jalur pendidikan adalah wahana yang dilalui peserta didik untuk mengembangkan potensi diri dalam suatu proses pendidikan yang sesuai dengan tujuan pendidikan.

==== Pendidikan formal ====
[[Pendidikan formal]] merupakan pendidikan yang diselenggarakan di sekolah-sekolah pada umumnya. Jalur pendidikan ini mempunyai jenjang pendidikan yang jelas, mulai dari pendidikan dasar, pendidikan menengah, sampai pendidikan tinggi.

==== Pendidikan nonformal ====
”’Pendidikan nonformal”’ paling banyak terdapat pada usia dini, serta pendidikan dasar, adalah TPA, atau Taman Pendidikan Al Quran,yang banyak terdapat di setiap [[mesjid]] dan Sekolah Minggu, yang terdapat di semua [[gereja]].

Selain itu, ada juga berbagai kursus, diantaranya kursus musik, bimbingan belajar dan sebagainya.
Program – program PNF yaitu Keaksaraan fungsional (KF); Pendidikan Kesetaraan A, B, C; Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD); Magang; dan sebagainya
Lembaga PNF yaitu PKBM, SKB, BPPNFI, dan lain sebagainya.

==== Pendidikan informal ====
Pendidikan informal adalah jalur pendidikan keluarga dan lingkungan berbentuk kegiatan belajar secara mandiri yang dilakukan secara sadar dan bertanggung jawab.

=== Jenis pendidikan ===
Jenis pendidikan adalah kelompok yang didasarkan pada kekhususan tujuan pendidikan suatu satuan pendidikan.

==== Pendidikan umum ====
Pendidikan umum merupakan pendidikan dasar dan menengah yang mengutamakan perluasan pengetahuan yang diperlukan oleh peserta didik untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Bentuknya: [[sekolah dasar]] (SD), [[sekolah menengah pertama]] (SMP), dan [[sekolah menengah atas]] ([[SMA]]).

==== Pendidikan kejuruan ====
Pendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu. Bentuk satuan pendidikannya adalah [[sekolah menengah kejuruan]] (SMK).

==== Pendidikan akademik ====
Pendidikan akademik merupakan pendidikan tinggi program [[sarjana]] dan [[pascasarjana]] yang diarahkan terutama pada penguasaan disiplin ilmu pengetahuan tertentu.

==== Pendidikan profesi ====
Pendidikan profesi merupakan pendidikan tinggi setelah program sarjana yang mempersiapkan peserta didik untuk memasuki suatu [[profesi]] atau menjadi seorang [[profesional]].

==== Pendidikan vokasi ====
Pendidikan vokasi merupakan pendidikan tinggi yang mempersiapkan peserta didik untuk memiliki pekerjaan dengan keahlian terapan tertentu maksimal dalam jenjang [[diploma]] 4 setara dengan program [[sarjana]] (strata 1).

==== Pendidikan keagamaan ====
Pendidikan [[agama|keagamaan]] merupakan pendidikan dasar, menengah, dan tinggi yang mempersiapkan peserta didik untuk dapat menjalankan peranan yang menuntut penguasaan pengetahuan dan pengalaman terhadap ajaran agama dan /atau menjadi ahli ilmu agama.

==== Pendidikan khusus ====
Pendidikan khusus merupakan penyelenggaraan pendidikan untuk peserta didik yang berkelainan atau peserta didik yang memiliki kecerdasan luar biasa yang diselenggarakan secara inklusif (bergabung dengan sekolah biasa) atau berupa satuan pendidikan khusus pada tingkat pendidikan dasar dan menengah (dalam bentuk [[sekolah luar biasa]]/SLB).

=== Tingkatan pendidikan di Indonesia ===

{| class=”wikitable”
|-
! Kelas
! Usia
|-
| colspan=2 style=”background:#c0c0c0;”|[[Taman kanak-kanak]]
|-
| Kelompok bermain
| 4
|-
| Kelompok A
| 5
|-
| Kelompok B
| 6
|-
| colspan=2 style=”background:#c0c0c0;”|[[Sekolah dasar]]
|-
| Kelas 1
| 7
|-
| Kelas 2
| 8
|-
| Kelas 3
| 9
|-
| Kelas 4
| 10
|-
| Kelas 5
| 11
|-
| Kelas 6
| 12
|-
| colspan=2 style=”background:#c0c0c0;”|[[Sekolah menengah pertama]]
|-
| Kelas 7
| 13
|-
| Kelas 8
| 14
|-
| Kelas 9
| 15
|-
| colspan=2 style=”background:#c0c0c0;”|[[Sekolah menengah atas]]/[[sekolah menengah kejuruan|kejuruan]]
|-
| Kelas 10
| 16
|-
| Kelas 11
| 17
|-
| Kelas 12
| 18
|-
| colspan=2 style=”background:#c0c0c0;”|[[Akademi]]/[[Institut]]/[[Politeknik]]/[[Sekolah Tinggi]]/[[Universitas]]
|-
| [[Sarjana]]
| berbagai usia (selama kurang lebih 4 tahun)
|-
| [[Magister]]
| berbagai usia (selama kurang lebih 2 tahun)
|-
| [[Doktor]]
| berbagai usia (selama kurang lebih 2 tahun)
|}
==== Pendidikan anak usia dini ====
Mengacu Undang-undang Nomor 20 Tahun [[2003]], Pasal 1 Butir 14 tentang Sistem Pendidikan Nasional, [[Pendidikan anak usia dini]] (PAUD) adalah suatu upaya [[pembinaan]] yang ditujukan bagi [[anak]] sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian [[rangsangan pendidikan]] untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan [[jasmani]] dan [[rohani]] agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.
==== Pendidikan dasar ====
[[Pendidikan dasar]] merupakan jenjang pendidikan awal selama 9 (sembilan) tahun pertama masa sekolah anak-anak yang melandasi jenjang pendidikan menengah.
==== Pendidikan menengah ====
Pendidikan menengah merupakan jenjang pendidikan lanjutan pendidikan dasar.
Pendidikan tinggi

Pendidikan tinggi adalah jenjang pendidikan setelah pendidikan menengah yang mencakup program sarjana, magister, doktor, dan spesialis yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi.
Jalur pendidikan

Jalur pendidikan adalah wahana yang dilalui peserta didik untuk mengembangkan potensi diri dalam suatu proses pendidikan yang sesuai dengan tujuan pendidikan.
[sunting] Pendidikan formal

Pendidikan formal merupakan pendidikan yang diselenggarakan di sekolah-sekolah pada umumnya. Jalur pendidikan ini mempunyai jenjang pendidikan yang jelas, mulai dari pendidikan dasar, pendidikan menengah, sampai pendidikan tinggi.
==== Pendidikan nonformal ====
”’Pendidikan nonformal”’ paling banyak terdapat pada usia dini, serta pendidikan dasar, adalah TPA, atau Taman Pendidikan Al Quran,yang banyak terdapat di setiap [[mesjid]] dan Sekolah Minggu, yang terdapat di semua [[gereja]].

Selain itu, ada juga berbagai kursus, diantaranya kursus musik, bimbingan belajar dan sebagainya.
Program – program PNF yaitu Keaksaraan fungsional (KF); Pendidikan Kesetaraan A, B, C; Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD); Magang; dan sebagainya
Lembaga PNF yaitu PKBM, SKB, BPPNFI, dan lain sebagainya.
Pendidikan informal

Pendidikan informal adalah jalur pendidikan keluarga dan lingkungan berbentuk kegiatan belajar secara mandiri yang dilakukan secara sadar dan bertanggung jawab.
Jenis pendidikan

Jenis pendidikan adalah kelompok yang didasarkan pada kekhususan tujuan pendidikan suatu satuan pendidikan.
==== Pendidikan kejuruan ====
Pendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu. Bentuk satuan pendidikannya adalah [[sekolah menengah kejuruan]] (SMK).
Pendidikan akademik

Pendidikan akademik merupakan pendidikan tinggi program sarjana dan pascasarjana yang diarahkan terutama pada penguasaan disiplin ilmu pengetahuan tertentu.
[sunting] Pendidikan profesi

Pendidikan profesi merupakan pendidikan tinggi setelah program sarjana yang mempersiapkan peserta didik untuk memasuki suatu profesi atau menjadi seorang profesional.
[sunting] Pendidikan vokasi

Pendidikan vokasi merupakan pendidikan tinggi yang mempersiapkan peserta didik untuk memiliki pekerjaan dengan keahlian terapan tertentu maksimal dalam jenjang diploma 4 setara dengan program sarjana (strata 1).
[sunting] Pendidikan keagamaan

Pendidikan keagamaan merupakan pendidikan dasar, menengah, dan tinggi yang mempersiapkan peserta didik untuk dapat menjalankan peranan yang menuntut penguasaan pengetahuan dan pengalaman terhadap ajaran agama dan /atau menjadi ahli ilmu agama.
[sunting] Pendidikan khusus

Pendidikan khusus merupakan penyelenggaraan pendidikan untuk peserta didik yang berkelainan atau peserta didik yang memiliki kecerdasan luar biasa yang diselenggarakan secara inklusif (bergabung dengan sekolah biasa) atau berupa satuan pendidikan khusus pada tingkat pendidikan dasar dan menengah (dalam bentuk sekolah luar biasa/SLB).
=== Tingkatan pendidikan di Indonesia ===

{| class=”wikitable”
|-
! Kelas
! Usia
|-
| colspan=2 style=”background:#c0c0c0;”|[[Taman kanak-kanak]]
|-
| Kelompok bermain
| 4
|-
| Kelompok A
| 5
|-
| Kelompok B
| 6
|-
| colspan=2 style=”background:#c0c0c0;”|[[Sekolah dasar]]
|-
| Kelas 1
| 7
|-
| Kelas 2
| 8
|-
| Kelas 3
| 9
|-
| Kelas 4
| 10
|-
| Kelas 5
| 11
|-
| Kelas 6
| 12
|-
| colspan=2 style=”background:#c0c0c0;”|[[Sekolah menengah pertama]]
|-
| Kelas 7
| 13
|-
| Kelas 8
| 14
|-
| Kelas 9
| 15
|-
| colspan=2 style=”background:#c0c0c0;”|[[Sekolah menengah atas]]/[[sekolah menengah kejuruan|kejuruan]]
|-
| Kelas 10
| 16
|-
| Kelas 11
| 17
|-
| Kelas 12
| 18
|-
| colspan=2 style=”background:#c0c0c0;”|[[Akademi]]/[[Institut]]/[[Politeknik]]/[[Sekolah Tinggi]]/[[Universitas]]
|-
| [[Sarjana]]
| berbagai usia (selama kurang lebih 4 tahun)
|-
| [[Magister]]
| berbagai usia (selama kurang lebih 2 tahun)
|-
| [[Doktor]]
| berbagai usia (selama kurang lebih 2 tahun)
|}

Oleh: junaardas | 04/03/2010

GLOBALISASI

Arjuna Bergaya

Kata “globalisasi” diambil dari kata global, yang maknanya ialah universal. Achmad Suparman menyatakan Globalisasi adalah suatu proses menjadikan sesuatu (benda atau perilaku) sebagai ciri dari setiap individu di dunia ini tanpa dibatasi oleh wilayah Globalisasi belum memiliki definisi yang mapan, kecuali sekedar definisi kerja (working definition), sehingga tergantung dari sisi mana orang melihatnya. Ada yang memandangnya sebagai suatu proses sosial, atau proses sejarah, atau proses alamiah yang akan membawa seluruh bangsa dan negara di dunia makin terikat satu sama lain, mewujudkan satu tatanan kehidupan baru atau kesatuan ko-eksistensi dengan menyingkirkan batas-batas geografis, ekonomi dan budaya masyarakat.

Di sisi lain, ada yang melihat globalisasi sebagai sebuah proyek yang diusung oleh negara-negara adikuasa, sehingga bisa saja orang memiliki pandangan negatif atau curiga terhadapnya. Dari sudut pandang ini, globalisasi tidak lain adalah kapitalisme dalam bentuknya yang paling mutakhir. Negara-negara yang kuat dan kaya praktis akan mengendalikan ekonomi dunia dan negara-negara kecil makin tidak berdaya karena tidak mampu bersaing. Sebab, globalisasi cenderung berpengaruh besar terhadap perekonomian dunia, bahkan berpengaruh terhadap bidang-bidang lain seperti budaya dan agama. Theodore Levitte merupakan orang yg pertama kali menggunakan istilah Globalisasi pada tahun 1985.
CIRI BLOBALISASI…….
Berikut ini beberapa ciri yang menandakan semakin berkembangnya fenomena globalisasi di dunia.
Hilir mudiknya kapal-kapal pengangkut barang antarnegara menunjukkan keterkaitan antarmanusia di seluruh dunia

* Perubahan dalam Konstantin ruang dan waktu. Perkembangan barang-barang seperti telepon genggam, televisi satelit, dan internet menunjukkan bahwa komunikasi global terjadi demikian cepatnya, sementara melalui pergerakan massa semacam turisme memungkinkan kita merasakan banyak hal dari budaya yang berbeda.
* Pasar dan produksi ekonomi di negara-negara yang berbeda menjadi saling bergantung sebagai akibat dari pertumbuhan perdagangan internasional, peningkatan pengaruh perusahaan multinasional, dan dominasi organisasi semacam World Trade Organization (WTO).

* Peningkatan interaksi kultural melalui perkembangan media massa (terutama televisi, film, musik, dan transmisi berita dan olah raga internasional). saat ini, kita dapat mengonsumsi dan mengalami gagasan dan pengalaman baru mengenai hal-hal yang melintasi beraneka ragam budaya, misalnya dalam bidang fashion, literatur, dan makanan.

* Meningkatnya masalah bersama, misalnya pada bidang lingkungan hidup, krisis multinasional, inflasi regional dan lain-lain.

Kennedy dan Cohen menyimpulkan bahwa transformasi ini telah membawa kita pada globalisme, sebuah kesadaran dan pemahaman baru bahwa dunia adalah satu. Giddens menegaskan bahwa kebanyakan dari kita sadar bahwa sebenarnya diri kita turut ambil bagian dalam sebuah dunia yang harus berubah tanpa terkendali yang ditandai dengan selera dan rasa ketertarikan akan hal sama, perubahan dan ketidakpastian, serta kenyataan yang mungkin terjadi. Sejalan dengan itu, Peter Drucker menyebutkan globalisasi sebagai zaman transformasi sosial.

TEORY GLOBALISASI
Cochrane dan Pain menegaskan bahwa dalam kaitannya dengan globalisasi, terdapat tiga posisi teroritis yang dapat dilihat, yaitu:

* Para globalis percaya bahwa globalisasi adalah sebuah kenyataan yang memiliki konsekuensi nyata terhadap bagaimana orang dan lembaga di seluruh dunia berjalan. Mereka percaya bahwa negara-negara dan kebudayaan lokal akan hilang diterpa kebudayaan dan ekonomi global yang homogen. meskipun demikian, para globalis tidak memiliki pendapat sama mengenai konsekuensi terhadap proses tersebut.

* Para globalis positif dan optimistis menanggapi dengan baik perkembangan semacam itu dan menyatakan bahwa globalisasi akan menghasilkan masyarakat dunia yang toleran dan bertanggung jawab.
* Para globalis pesimis berpendapat bahwa globalisasi adalah sebuah fenomena negatif karena hal tersebut sebenarnya adalah bentuk penjajahan barat (terutama Amerika Serikat) yang memaksa sejumlah bentuk budaya dan konsumsi yang homogen dan terlihat sebagai sesuatu yang benar dipermukaan. Beberapa dari mereka kemudian membentuk kelompok untuk menentang globalisasi (antiglobalisasi).

* Para tradisionalis tidak percaya bahwa globalisasi tengah terjadi. Mereka berpendapat bahwa fenomena ini adalah sebuah mitos semata atau, jika memang ada, terlalu dibesar-besarkan. Mereka merujuk bahwa kapitalisme telah menjadi sebuah fenomena internasional selama ratusan tahun. Apa yang tengah kita alami saat ini hanyalah merupakan tahap lanjutan, atau evolusi, dari produksi dan perdagangan kapital.

* Para transformasionalis berada di antara para globalis dan tradisionalis. Mereka setuju bahwa pengaruh globalisasi telah sangat dilebih-lebihkan oleh para globalis. Namun, mereka juga berpendapat bahwa sangat bodoh jika kita menyangkal keberadaan konsep ini. Posisi teoritis ini berpendapat bahwa globalisasi seharusnya dipahami sebagai “seperangkat hubungan yang saling berkaitan dengan murni melalui sebuah kekuatan, yang sebagian besar tidak terjadi secara langsung”. Mereka menyatakan bahwa proses ini bisa dibalik, terutama ketika hal tersebut negatif atau, setidaknya, dapat dikendalikan.

Sejarah globalisasi

Banyak sejarawan yang menyebut globalisasi sebagai fenomena di abad ke-20 ini yang dihubungkan dengan bangkitnya ekonomi internasional. Padahal interaksi dan globalisasi dalam hubungan antarbangsa di dunia telah ada sejak berabad-abad yang lalu. Bila ditelusuri, benih-benih globalisasi telah tumbuh ketika manusia mulai mengenal perdagangan antarnegeri sekitar tahun 1000 dan 1500 M. Saat itu, para pedagang dari Tiongkok dan India mulai menelusuri negeri lain baik melalui jalan darat (seperti misalnya jalur sutera) maupun jalan laut untuk berdagang. Berkas:Mcdonalds oslo 2.jpg Fenomena berkembangnya perusahaan McDonald di seluroh pelosok dunia menunjukkan telah terjadinya [[Berkas:globalisasi

Fase selanjutnya ditandai dengan dominasi perdagangan kaum muslim di Asia dan Afrika. Kaum muslim membentuk jaringan perdagangan yang antara lain meliputi Jepang, Tiongkok, Vietnam, Indonesia, Malaka, India, Persia, pantai Afrika Timur, Laut Tengah, Venesia, dan Genoa. Di samping membentuk jaringan dagang, kaum pedagang muslim juga menyebarkan nilai-nilai agamanya, nama-nama, abjad, arsitek, nilai sosial dan budaya Arab ke warga dunia.

Fase selanjutnya ditandai dengan eksplorasi dunia secara besar-besaran oleh bangsa Eropa. Spanyol, Portugis, Inggris, dan Belanda adalah pelopor-pelopor eksplorasi ini. Hal ini didukung pula dengan terjadinya revolusi industri yang meningkatkan keterkaitan antarbangsa dunia. berbagai teknologi mulai ditemukan dan menjadi dasar perkembangan teknologi saat ini, seperti komputer dan internet. Pada saat itu, berkembang pula kolonialisasi di dunia yang membawa pengaruh besar terhadap difusi kebudayaan di dunia.

Semakin berkembangnya industri dan kebutuhan akan bahan baku serta pasar juga memunculkan berbagai perusahaan multinasional di dunia. Di Indinesia misalnya, sejak politik pintu terbuka, perusahaan-perusahaan Eropa membuka berbagai cabangnya di Indonesia. Freeport dan Exxon dari Amerika Serikat, Unilever dari Belanda, British Petroleum dari Inggris adalah beberapa contohnya. Perusahaan multinasional seperti ini tetap menjadi ikon globalisasi hingga saat ini.

Fase selanjutnya terus berjalan dan mendapat momentumnya ketika perang dingin berakhir dan komunisme di dunia runtuh. Runtuhnya komunisme seakan memberi pembenaran bahwa kapitalisme adalah jalan terbaik dalam mewujudkan kesejahteraan dunia. Implikasinya, negara negara di dunia mulai menyediakan diri sebagai pasar yang bebas. Hal ini didukung pula dengan perkembangan teknologi komunikasi dan transportasi. Alhasil, sekat-sekat antarnegara pun mulai kabur.]]

REAKSI MASYARAKAT
Gerakan pro-globalisasi

Pendukung globalisasi (sering juga disebut dengan pro-globalisasi) menganggap bahwa globalisasi dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran ekonomi masyarakat dunia. Mereka berpijak pada teori keunggulan komparatif yang dicetuskan oleh David Ricardo. Teori ini menyatakan bahwa suatu negara dengan negara lain saling bergantung dan dapat saling menguntungkan satu sama lainnya, dan salah satu bentuknya adalah ketergantungan dalam bidang ekonomi. Kedua negara dapat melakukan transaksi pertukaran sesuai dengan keunggulan komparatif yang dimilikinya. Misalnya, Jepang memiliki keunggulan komparatif pada produk kamera digital (mampu mencetak lebih efesien dan bermutu tinggi) sementara Indonesia memiliki keunggulan komparatif pada produk kainnya. Dengan teori ini, Jepang dianjurkan untuk menghentikan produksi kainnya dan mengalihkan faktor-faktor produksinya untuk memaksimalkan produksi kamera digital, lalu menutupi kekurangan penawaran kain dengan membelinya dari Indonesia, begitu juga sebaliknya.

Salah satu penghambat utama terjadinya kerjasama diatas adalah adanya larangan-larangan dan kebijakan proteksi dari pemerintah suatu negara. Di satu sisi, kebijakan ini dapat melindungi produksi dalam negeri, namun di sisi lain, hal ini akan meningkatkan biaya produksi barang impor sehingga sulit menembus pasar negara yang dituju. Para pro-globalisme tidak setuju akan adanya proteksi dan larangan tersebut, mereka menginginkan dilakukannya kebijakan perdagangan bebas sehingga harga barang-barang dapat ditekan, akibatnya permintaan akan meningkat. Karena permintaan meningkat, kemakmuran akan meningkat dan begitu seterusnya.

Beberapa kelompok pro-globalisme juga mengkritik Bank Dunia dan IMF, mereka berpendapat bahwa kedua badan tersebut hanya mengontrol dan mengalirkan dana kepada suatu negara, bukan kepada suatu koperasi atau perusahaan. Sebagai hasilnya, banyak pinjaman yang mereka berikan jatuh ke tangan para diktator yang kemudian menyelewengkan dan tidak menggunakan dana tersebut sebagaimana mestinya, meninggalkan rakyatnya dalam lilitan hutang negara, dan sebagai akibatnya, tingkat kemakmuran akan menurun. Karena tingkat kemakmuran menurun, akibatnya masyarakat negara itu terpaksa mengurangi tingkat konsumsinya; termasuk konsumsi barang impor, sehingga laju globalisasi akan terhambat dan — menurut mereka — mengurangi tingkat kesejahteraan penduduk dunia.

GERAKAN ANTI GLOBALISASI
==== Gerakan antiglobalisasi ====
{Gerakan pro-globalisasi

Pendukung globalisasi (sering juga disebut dengan pro-globalisasi) menganggap bahwa globalisasi dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran ekonomi masyarakat dunia. Mereka berpijak pada teori keunggulan komparatif yang dicetuskan oleh David Ricardo. Teori ini menyatakan bahwa suatu negara dengan negara lain saling bergantung dan dapat saling menguntungkan satu sama lainnya, dan salah satu bentuknya adalah ketergantungan dalam bidang ekonomi. Kedua negara dapat melakukan transaksi pertukaran sesuai dengan keunggulan komparatif yang dimilikinya. Misalnya, Jepang memiliki keunggulan komparatif pada produk kamera digital (mampu mencetak lebih efesien dan bermutu tinggi) sementara Indonesia memiliki keunggulan komparatif pada produk kainnya. Dengan teori ini, Jepang dianjurkan untuk menghentikan produksi kainnya dan mengalihkan faktor-faktor produksinya untuk memaksimalkan produksi kamera digital, lalu menutupi kekurangan penawaran kain dengan membelinya dari Indonesia, begitu juga sebaliknya.

Salah satu penghambat utama terjadinya kerjasama diatas adalah adanya larangan-larangan dan kebijakan proteksi dari pemerintah suatu negara. Di satu sisi, kebijakan ini dapat melindungi produksi dalam negeri, namun di sisi lain, hal ini akan meningkatkan biaya produksi barang impor sehingga sulit menembus pasar negara yang dituju. Para pro-globalisme tidak setuju akan adanya proteksi dan larangan tersebut, mereka menginginkan dilakukannya kebijakan perdagangan bebas sehingga harga barang-barang dapat ditekan, akibatnya permintaan akan meningkat. Karena permintaan meningkat, kemakmuran akan meningkat dan begitu seterusnya.

Beberapa kelompok pro-globalisme juga mengkritik Bank Dunia dan IMF, mereka berpendapat bahwa kedua badan tersebut hanya mengontrol dan mengalirkan dana kepada suatu negara, bukan kepada suatu koperasi atau perusahaan. Sebagai hasilnya, banyak pinjaman yang mereka berikan jatuh ke tangan para diktator yang kemudian menyelewengkan dan tidak menggunakan dana tersebut sebagaimana mestinya, meninggalkan rakyatnya dalam lilitan hutang negara, dan sebagai akibatnya, tingkat kemakmuran akan menurun. Karena tingkat kemakmuran menurun, akibatnya masyarakat negara itu terpaksa mengurangi tingkat konsumsinya; termasuk konsumsi barang impor, sehingga laju globalisasi akan terhambat dan — menurut mereka — mengurangi tingkat kesejahteraan penduduk dunia.
[sunting] Gerakan antiglobalisasi
!Artikel utama untuk bagian ini adalah: antiglobalisasi
Gerakan antiglobalisasi

Antiglobalisasi adalah suatu istilah yang umum digunakan untuk memaparkan sikap politis orang-orang dan kelompok yang menentang perjanjian dagang global dan lembaga-lembaga yang mengatur perdagangan antar negara seperti Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

“Antiglobalisasi” dianggap oleh sebagian orang sebagai gerakan sosial, sementara yang lainnya menganggapnya sebagai istilah umum yang mencakup sejumlah gerakan sosial yang berbeda-beda. Apapun juga maksudnya, para peserta dipersatukan dalam perlawanan terhadap ekonomi dan sistem perdagangan global saat ini, yang menurut mereka mengikis lingkungan hidup, hak-hak buruh, kedaulatan nasional, dunia ketiga, dan banyak lagi penyebab-penyebab lainnya.

Namun, orang-orang yang dicap “antiglobalisasi” sering menolak istilah itu, dan mereka lebih suka menyebut diri mereka sebagai Gerakan Keadilan Global, Gerakan dari Semua Gerakan atau sejumlah istilah lainnya.
[sunting] Globalisasi Perekonomian

Globalisasi perekonomian merupakan suatu proses kegiatan ekonomi dan perdagangan, dimana negara-negara di seluruh dunia menjadi satu kekuatan pasar yang semakin terintegrasi dengan tanpa rintangan batas teritorial negara. Globalisasi perekonomian mengharuskan penghapusan seluruh batasan dan hambatan terhadap arus modal, barang dan jasa.

Ketika globalisasi ekonomi terjadi, batas-batas suatu negara akan menjadi kabur dan keterkaitan antara ekonomi nasional dengan perekonomian internasional akan semakin erat. Globalisasi perekonomian di satu pihak akan membuka peluang pasar produk dari dalam negeri ke pasar internasional secara kompetitif, sebaliknya juga membuka peluang masuknya produk-produk global ke dalam pasar domestik.

Menurut Tanri Abeng, perwujudan nyata dari globalisasi ekonomi antara lain terjadi dalam bentuk-bentuk berikut:

* Globalisasi produksi, di mana perusahaan berproduksi di berbagai negara, dengan sasaran agar biaya produksi menajdi lebih rendah. Hal ini dilakukan baik karena upah buruh yang rendah, tarif bea masuk yang murah, infrastruktur yang memadai ataupun karena iklim usaha dan politik yang kondusif. Dunia dalam hal ini menjadi lokasi manufaktur global.

Kehadiran tenaga kerja asing merupakan gejala terjadinya globalisasi tenaga kerja

* Globalisasi pembiayaan. Perusahaan global mempunyai akses untuk memperoleh pinjaman atau melakukan investasi (baik dalam bentuk portofolio ataupun langsung) di semua negara di dunia. Sebagai contoh, PT Telkom dalam memperbanyak satuan sambungan telepon, atau PT Jasa Marga dalam memperluas jaringan jalan tol telah memanfaatkan sistem pembiayaan dengan pola BOT (build-operate-transfer) bersama mitrausaha dari manca negara.

* Globalisasi tenaga kerja. Perusahaan global akan mampu memanfaatkan tenaga kerja dari seluruh dunia sesuai kelasnya, seperti penggunaan staf profesional diambil dari tenaga kerja yang telah memiliki pengalaman internasional atau buruh kasar yang biasa diperoleh dari negara berkembang. Dengan globalisasi maka human movement akan semakin mudah dan bebas.

* Globalisasi jaringan informasi. Masyarakat suatu negara dengan mudah dan cepat mendapatkan informasi dari negara-negara di dunia karena kemajuan teknologi, antara lain melalui: TV,radio,media cetak dll. Dengan jaringan komunikasi yang semakin maju telah membantu meluasnya pasar ke berbagai belahan dunia untuk barang yang sama. Sebagai contoh : KFC, celana jeans levi’s, atau hamburger melanda pasar dimana-mana. Akibatnya selera masyarakat dunia -baik yang berdomisili di kota ataupun di desa- menuju pada selera global.

* Globalisasi Perdagangan. Hal ini terwujud dalam bentuk penurunan dan penyeragaman tarif serta penghapusan berbagai hambatan nontarif. Dengan demikian kegiatan perdagangan dan persaingan menjadi semakin cepat, ketat, dan fair.

Thompson mencatat bahwa kaum globalis mengklaim saat ini telah terjadi sebuah intensifikasi secara cepat dalam investasi dan perdagangan internasional. Misalnya, secara nyata perekonomian nasional telah menjadi bagian dari perekonomian global yang ditengarai dengan adanya kekuatan pasar dunia.
[sunting] Kebaikan globalisasi ekonomi

* Produksi global dapat ditingkatkan

Pandangan ini sesuai dengan teori ‘Keuntungan Komparatif’ dari David Ricardo. Melalui spesialisasi dan perdagangan faktor-faktor produksi dunia dapat digunakan dengan lebih efesien, output dunia bertambah dan masyarakat akan memperoleh keuntungan dari spesialisasi dan perdagangan dalam bentuk pendapatan yang meningkat, yang selanjutnya dapat meningkatkan pembelanjaan dan tabungan.

* Meningkatkan kemakmuran masyarakat dalam suatu negara

Perdagangan yang lebih bebas memungkinkan masyarakat dari berbagai negara mengimpor lebih banyak barang dari luar negeri. Hal ini menyebabkan konsumen mempunyai pilihan barang yang lebih banyak. Selain itu, konsumen juga dapat menikmati barang yang lebih baik dengan harga yang lebih rendah.

* Meluaskan pasar untuk produk dalam negeri

Perdagangan luar negeri yang lebih bebas memungkinkan setiap negara memperoleh pasar yang jauh lebih luas dari pasar dalam negeri.

* Dapat memperoleh lebih banyak modal dan teknologi yang lebih baik

Modal dapat diperoleh dari investasi asing dan terutama dinikmati oleh negara-negara berkembang karena masalah kekurangan modal dan tenaga ahli serta tenaga terdidik yang berpengalaman kebanyakan dihadapi oleh negara-negara berkembang.

* Menyediakan dana tambahan untuk pembangunan ekonomi

Pembangunan sektor industri dan berbagai sektor lainnya bukan saja dikembangkan oleh perusahaan asing, tetapi terutamanya melalui investasi yang dilakukan oleh perusahaan swasta domestik. Perusahaan domestik ini seringkali memerlukan modal dari bank atau pasar saham. dana dari luar negeri terutama dari negara-negara maju yang memasuki pasar uang dan pasar modal di dalam negeri dapat membantu menyediakan modal yang dibutuhkan tersebut.
[sunting] Keburukan globalisasi ekonomi

* Menghambat pertumbuhan sektor industri

Salah satu efek dari globalisasi adalah perkembangan sistem perdagangan luar negeri yang lebih bebas. Perkembangan ini menyebabkan negara-negara berkembang tidak dapat lagi menggunakan tarif yang tingi untuk memberikan proteksi kepada industri yang baru berkembang (infant industry). Dengan demikian, perdagangan luar negeri yang lebih bebas menimbulkan hambatan kepada negara berkembang untuk memajukan sektor industri domestik yang lebih cepat. Selain itu, ketergantungan kepada industri-industri yang dimiliki perusahaan multinasional semakin meningkat.

* Memperburuk neraca pembayaran

Globalisasi cenderung menaikkan barang-barang impor. Sebaliknya, apabila suatu negara tidak mampu bersaing, maka ekspor tidak berkembang. Keadaan ini dapat memperburuk kondisi neraca pembayaran. Efek buruk lain dari globaliassi terhadap neraca pembayaran adalah pembayaran neto pendapatan faktor produksi dari luar negeri cenderung mengalami defisit. Investasi asing yang bertambah banyak menyebabkan aliran pembayaran keuntungan (pendapatan) investasi ke luar negeri semakin meningkat. Tidak berkembangnya ekspor dapat berakibat buruk terhadap neraca pembayaran. http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Globalisasi&action=edit

* Sektor keuangan semakin tidak stabil

Salah satu efek penting dari globalisasi adalah pengaliran investasi (modal) portofolio yang semakin besar. Investasi ini terutama meliputi partisipasi dana luar negeri ke pasar saham. Ketika pasar saham sedang meningkat, dana ini akan mengalir masuk, neraca pembayaran bertambah bak dan nilai uang akan bertambah baik. Sebaliknya, ketika harga-harga saham di pasar saham menurun, dana dalam negeri akan mengalir ke luar negeri, neraca pembayaran cenderung menjadi bertambah buruk dan nilai mata uang domestik merosot. Ketidakstabilan di sektor keuangan ini dapat menimbulkan efek buruk kepada kestabilan kegiatan ekonomi secara keseluruhan.

* memperburuk prospek pertumbuhan ekonomi jangka panjang

Apabila hal-hal yang dinyatakan di atas berlaku dalam suatu negara, maka dlam jangka pendek pertumbuhan ekonominya menjadi tidak stabil. Dalam jangka panjang pertumbuhan yang seperti ini akan mengurangi lajunya pertumbuhan ekonomi. Pendapatan nasional dan kesempatan kerja akan semakin lambat pertumbuhannya dan masalah pengangguran tidak dapat diatasi atau malah semakin memburuk. Pada akhirnya, apabila globalisasi menimbulkan efek buruk kepada prospek pertumbuhan ekonomi jangka panjang suatu negara, distribusi pendapatan menjadi semakin tidak adil dan masalah sosial-ekonomi masyarakat semakin bertambah buruk.
[sunting] Globalisasi kebudayaan
Sub-kebudayaan Punk, adalah contoh sebuah kebudayaan yang berkembang secara global

Globalisasi mempengaruhi hampir semua aspek yang ada di masyarakat, termasuk diantaranya aspek budaya. Kebudayaan dapat diartikan sebagai nilai-nilai (values) yang dianut oleh masyarakat ataupun persepsi yang dimiliki oleh warga masyarakat terhadap berbagai hal. Baik nilai-nilai maupun persepsi berkaitan dengan aspek-aspek kejiwaan/psikologis, yaitu apa yang terdapat dalam alam pikiran. Aspek-aspek kejiwaan ini menjadi penting artinya apabila disadari, bahwa tingkah laku seseorang sangat dipengaruhi oleh apa yang ada dalam alam pikiran orang yang bersangkutan. Sebagai salah satu hasil pemikiran dan penemuan seseorang adalah kesenian, yang merupakan subsistem dari kebudayaan.

Globalisasi sebagai sebuah gejala tersebarnya nilai-nilai dan budaya tertentu keseluruh dunia (sehingga menjadi budaya dunia atau world culture) telah terlihat semenjak lama. Cikal bakal dari persebaran budaya dunia ini dapat ditelusuri dari perjalanan para penjelajah Eropa Barat ke berbagai tempat di dunia ini ( Lucian W. Pye, 1966 ).

Namun, perkembangan globalisasi kebudayaan secara intensif terjadi pada awal ke-20 dengan berkembangnya teknologi komunikasi. Kontak melalui media menggantikan kontak fisik sebagai sarana utama komunikasi antarbangsa. Perubahan tersebut menjadikan komunikasi antarbangsa lebih mudah dilakukan, hal ini menyebabkan semakin cepatnya perkembangan globalisasi kebudayaan.
[sunting] Ciri berkembangnya globalisasi kebudayaan

* Berkembangnya pertukaran kebudayaan internasional.
* Penyebaran prinsip multikebudayaan (multiculturalism), dan kemudahan akses suatu individu terhadap kebudayaan lain di luar kebudayaannya.
* Berkembangnya turisme dan pariwisata.
* Semakin banyaknya imigrasi dari suatu negara ke negara lain.
* Berkembangnya mode yang berskala global, seperti pakaian, film dan lain lain.
* Bertambah banyaknya event-event berskala global, seperti Piala Dunia FIFA.

== Globalisasi Perekonomian ==

”’Globalisasi perekonomian”’ merupakan suatu proses kegiatan [[ekonomi]] dan [[perdagangan]], dimana negara-negara di seluruh dunia menjadi satu kekuatan [[pasar]] yang semakin [[integrasi sosial|terintegrasi]] dengan tanpa rintangan batas [[teritorial]] negara. Globalisasi perekonomian mengharuskan penghapusan seluruh batasan dan hambatan terhadap arus modal, barang dan jasa.

Ketika globalisasi ekonomi terjadi, batas-batas suatu negara akan menjadi kabur dan keterkaitan antara ekonomi nasional dengan perekonomian internasional akan semakin erat. Globalisasi perekonomian di satu pihak akan membuka peluang pasar produk dari dalam negeri ke pasar internasional secara kompetitif, sebaliknya juga membuka peluang masuknya produk-produk global ke dalam [[pasar domestik]].

Menurut [[Tanri Abeng]], perwujudan nyata dari globalisasi ekonomi antara lain terjadi dalam bentuk-bentuk berikut:

* ”’Globalisasi produksi”’, di mana perusahaan berproduksi di berbagai [[negara]], dengan sasaran agar biaya produksi menajdi lebih rendah. Hal ini dilakukan baik karena upah [[buruh]] yang rendah, tarif bea masuk yang murah, infrastruktur yang memadai ataupun karena iklim usaha dan politik yang kondusif. Dunia dalam hal ini menjadi lokasi manufaktur global.
[[Berkas:Taipei_MRT_Crowds.jpg|thumb|200px|Kehadiran tenaga kerja asing merupakan gejala terjadinya globalisasi tenaga kerja]]
* ”’Globalisasi pembiayaan”’. Perusahaan global mempunyai akses untuk memperoleh pinjaman atau melakukan [[investasi]] (baik dalam bentuk portofolio ataupun langsung) di semua negara di dunia. Sebagai contoh, [[PT Telkom]] dalam memperbanyak satuan sambungan telepon, atau PT Jasa Marga dalam memperluas jaringan jalan tol telah memanfaatkan sistem pembiayaan dengan pola BOT (”build-operate-transfer”) bersama mitrausaha dari manca negara.

* ”’Globalisasi tenaga kerja”’. Perusahaan global akan mampu memanfaatkan tenaga kerja dari seluruh dunia sesuai kelasnya, seperti penggunaan staf profesional diambil dari tenaga kerja yang telah memiliki pengalaman internasional atau buruh kasar yang biasa diperoleh dari negara berkembang. Dengan globalisasi maka ”human movement” akan semakin mudah dan bebas.

* ”’Globalisasi jaringan informasi”’. [[Masyarakat]] suatu negara dengan mudah dan cepat mendapatkan informasi dari negara-negara di dunia karena kemajuan teknologi, antara lain melalui: TV,radio,media cetak dll. Dengan jaringan komunikasi yang semakin maju telah membantu meluasnya pasar ke berbagai belahan dunia untuk barang yang sama. Sebagai contoh : KFC, celana jeans levi’s, atau hamburger melanda pasar dimana-mana. Akibatnya selera masyarakat dunia -baik yang berdomisili di kota ataupun di desa- menuju pada selera global.

* ”’Globalisasi Perdagangan”’. Hal ini terwujud dalam bentuk penurunan dan penyeragaman tarif serta penghapusan berbagai hambatan ”nontarif”. Dengan demikian kegiatan perdagangan dan persaingan menjadi semakin cepat, ketat, dan ”fair”.

”’Thompson”’ mencatat bahwa kaum globalis mengklaim saat ini telah terjadi sebuah intensifikasi secara cepat dalam investasi dan perdagangan internasional. Misalnya, secara nyata perekonomian nasional telah menjadi bagian dari perekonomian global yang ditengarai dengan adanya kekuatan pasar dunia.

=== Kebaikan globalisasi ekonomi ===
* ”’Produksi global dapat ditingkatkan”’
Pandangan ini sesuai dengan teori ‘Keuntungan Komparatif’ dari [[David Ricardo]]. Melalui spesialisasi dan perdagangan [[faktor produksi|faktor-faktor produksi]] dunia dapat digunakan dengan lebih efesien, output dunia bertambah dan masyarakat akan memperoleh keuntungan dari spesialisasi dan perdagangan dalam bentuk pendapatan yang meningkat, yang selanjutnya dapat meningkatkan pembelanjaan dan [[tabungan]].

* ”’Meningkatkan kemakmuran masyarakat dalam suatu negara”’
Perdagangan yang lebih bebas memungkinkan masyarakat dari berbagai negara mengimpor lebih banyak barang dari luar negeri. Hal ini menyebabkan konsumen mempunyai pilihan barang yang lebih banyak. Selain itu, konsumen juga dapat menikmati barang yang lebih baik dengan harga yang lebih rendah.

* ”’Meluaskan pasar untuk produk dalam negeri”’
Perdagangan luar negeri yang lebih bebas memungkinkan setiap negara memperoleh [[pasar]] yang jauh lebih luas dari pasar dalam negeri.

* ”’Dapat memperoleh lebih banyak modal dan teknologi yang lebih baik”’
Modal dapat diperoleh dari investasi asing dan terutama dinikmati oleh negara-negara berkembang karena masalah kekurangan modal dan tenaga ahli serta tenaga terdidik yang berpengalaman kebanyakan dihadapi oleh negara-negara berkembang.

* ”’Menyediakan dana tambahan untuk pembangunan ekonomi”’
Pembangunan sektor industri dan berbagai sektor lainnya bukan saja dikembangkan oleh perusahaan asing, tetapi terutamanya melalui investasi yang dilakukan oleh perusahaan swasta domestik. Perusahaan domestik ini seringkali memerlukan modal dari bank atau pasar saham. dana dari luar negeri terutama dari negara-negara maju yang memasuki pasar uang dan pasar modal di dalam negeri dapat membantu menyediakan modal yang dibutuhkan tersebut.

=== Keburukan globalisasi ekonomi ===
* ”’Menghambat pertumbuhan sektor industri”’
Salah satu efek dari globalisasi adalah perkembangan sistem perdagangan luar negeri yang lebih bebas. Perkembangan ini menyebabkan negara-negara berkembang tidak dapat lagi menggunakan tarif yang tingi untuk memberikan proteksi kepada industri yang baru berkembang (infant industry). Dengan demikian, perdagangan luar negeri yang lebih bebas menimbulkan hambatan kepada negara berkembang untuk memajukan sektor industri domestik yang lebih cepat. Selain itu, ketergantungan kepada industri-industri yang dimiliki perusahaan multinasional semakin meningkat.

* ”’Memperburuk neraca pembayaran”’
Globalisasi cenderung menaikkan barang-barang [[impor]]. Sebaliknya, apabila suatu negara tidak mampu bersaing, maka ekspor tidak berkembang. Keadaan ini dapat memperburuk kondisi [[neraca pembayaran]]. Efek buruk lain dari globaliassi terhadap neraca pembayaran adalah pembayaran neto pendapatan faktor produksi dari luar negeri cenderung mengalami defisit. Investasi asing yang bertambah banyak menyebabkan aliran pembayaran keuntungan (pendapatan) investasi ke luar negeri semakin meningkat. Tidak berkembangnya ekspor dapat berakibat buruk terhadap neraca pembayaran.
http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Globalisasi&action=edit
* ”’Sektor keuangan semakin tidak stabil”’
Salah satu efek penting dari globalisasi adalah pengaliran investasi (”modal”) portofolio yang semakin besar. Investasi ini terutama meliputi partisipasi dana luar negeri ke pasar [[saham]]. Ketika pasar saham sedang meningkat, dana ini akan mengalir masuk, neraca pembayaran bertambah bak dan [[uang|nilai uang]] akan bertambah baik. Sebaliknya, ketika harga-harga saham di pasar saham menurun, dana dalam negeri akan mengalir ke luar negeri, neraca pembayaran cenderung menjadi bertambah buruk dan nilai mata uang domestik merosot. Ketidakstabilan di sektor keuangan ini dapat menimbulkan efek buruk kepada kestabilan kegiatan [[ekonomi]] secara keseluruhan.

* ”’memperburuk prospek pertumbuhan ekonomi jangka panjang”’
Apabila hal-hal yang dinyatakan di atas berlaku dalam suatu [[negara]], maka dlam jangka pendek pertumbuhan ekonominya menjadi tidak stabil. Dalam jangka panjang pertumbuhan yang seperti ini akan mengurangi lajunya pertumbuhan ekonomi. [[Pendapatan nasional]] dan kesempatan kerja akan semakin lambat pertumbuhannya dan masalah pengangguran tidak dapat diatasi atau malah semakin memburuk. Pada akhirnya, apabila globalisasi menimbulkan efek buruk kepada prospek pertumbuhan ekonomi jangka panjang suatu negara, distribusi pendapatan menjadi semakin tidak adil dan masalah sosial-ekonomi masyarakat semakin bertambah buruk.
=== Kebaikan globalisasi ekonomi ===
* ”’Produksi global dapat ditingkatkan”’
Pandangan ini sesuai dengan teori ‘Keuntungan Komparatif’ dari [[David Ricardo]]. Melalui spesialisasi dan perdagangan [[faktor produksi|faktor-faktor produksi]] dunia dapat digunakan dengan lebih efesien, output dunia bertambah dan masyarakat akan memperoleh keuntungan dari spesialisasi dan perdagangan dalam bentuk pendapatan yang meningkat, yang selanjutnya dapat meningkatkan pembelanjaan dan [[tabungan]].

* ”’Meningkatkan kemakmuran masyarakat dalam suatu negara”’
Perdagangan yang lebih bebas memungkinkan masyarakat dari berbagai negara mengimpor lebih banyak barang dari luar negeri. Hal ini menyebabkan konsumen mempunyai pilihan barang yang lebih banyak. Selain itu, konsumen juga dapat menikmati barang yang lebih baik dengan harga yang lebih rendah.

* ”’Meluaskan pasar untuk produk dalam negeri”’
Perdagangan luar negeri yang lebih bebas memungkinkan setiap negara memperoleh [[pasar]] yang jauh lebih luas dari pasar dalam negeri.

* ”’Dapat memperoleh lebih banyak modal dan teknologi yang lebih baik”’
Modal dapat diperoleh dari investasi asing dan terutama dinikmati oleh negara-negara berkembang karena masalah kekurangan modal dan tenaga ahli serta tenaga terdidik yang berpengalaman kebanyakan dihadapi oleh negara-negara berkembang.

* ”’Menyediakan dana tambahan untuk pembangunan ekonomi”’
Pembangunan sektor industri dan berbagai sektor lainnya bukan saja dikembangkan oleh perusahaan asing, tetapi terutamanya melalui investasi yang dilakukan oleh perusahaan swasta domestik. Perusahaan domestik ini seringkali memerlukan modal dari bank atau pasar saham. dana dari luar negeri terutama dari negara-negara maju yang memasuki pasar uang dan pasar modal di dalam negeri dapat membantu menyediakan modal yang dibutuhkan tersebut.
=== Keburukan globalisasi ekonomi ===
* ”’Menghambat pertumbuhan sektor industri”’
Salah satu efek dari globalisasi adalah perkembangan sistem perdagangan luar negeri yang lebih bebas. Perkembangan ini menyebabkan negara-negara berkembang tidak dapat lagi menggunakan tarif yang tingi untuk memberikan proteksi kepada industri yang baru berkembang (infant industry). Dengan demikian, perdagangan luar negeri yang lebih bebas menimbulkan hambatan kepada negara berkembang untuk memajukan sektor industri domestik yang lebih cepat. Selain itu, ketergantungan kepada industri-industri yang dimiliki perusahaan multinasional semakin meningkat.

* ”’Memperburuk neraca pembayaran”’
Globalisasi cenderung menaikkan barang-barang [[impor]]. Sebaliknya, apabila suatu negara tidak mampu bersaing, maka ekspor tidak berkembang. Keadaan ini dapat memperburuk kondisi [[neraca pembayaran]]. Efek buruk lain dari globaliassi terhadap neraca pembayaran adalah pembayaran neto pendapatan faktor produksi dari luar negeri cenderung mengalami defisit. Investasi asing yang bertambah banyak menyebabkan aliran pembayaran keuntungan (pendapatan) investasi ke luar negeri semakin meningkat. Tidak berkembangnya ekspor dapat berakibat buruk terhadap neraca pembayaran.
http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Globalisasi&action=edit
* ”’Sektor keuangan semakin tidak stabil”’
Salah satu efek penting dari globalisasi adalah pengaliran investasi (”modal”) portofolio yang semakin besar. Investasi ini terutama meliputi partisipasi dana luar negeri ke pasar [[saham]]. Ketika pasar saham sedang meningkat, dana ini akan mengalir masuk, neraca pembayaran bertambah bak dan [[uang|nilai uang]] akan bertambah baik. Sebaliknya, ketika harga-harga saham di pasar saham menurun, dana dalam negeri akan mengalir ke luar negeri, neraca pembayaran cenderung menjadi bertambah buruk dan nilai mata uang domestik merosot. Ketidakstabilan di sektor keuangan ini dapat menimbulkan efek buruk kepada kestabilan kegiatan [[ekonomi]] secara keseluruhan.

* ”’memperburuk prospek pertumbuhan ekonomi jangka panjang”’
Apabila hal-hal yang dinyatakan di atas berlaku dalam suatu [[negara]], maka dlam jangka pendek pertumbuhan ekonominya menjadi tidak stabil. Dalam jangka panjang pertumbuhan yang seperti ini akan mengurangi lajunya pertumbuhan ekonomi. [[Pendapatan nasional]] dan kesempatan kerja akan semakin lambat pertumbuhannya dan masalah pengangguran tidak dapat diatasi atau malah semakin memburuk. Pada akhirnya, apabila globalisasi menimbulkan efek buruk kepada prospek pertumbuhan ekonomi jangka panjang suatu negara, distribusi pendapatan menjadi semakin tidak adil dan masalah sosial-ekonomi masyarakat semakin bertambah buruk.
== Globalisasi kebudayaan ==
[[Berkas: Conflict.jpg|thumb|150px|left|Sub-kebudayaan [[Punk]], adalah contoh sebuah kebudayaan yang berkembang secara global]]
Globalisasi mempengaruhi hampir semua aspek yang ada di [[masyarakat]], termasuk diantaranya aspek [[budaya]]. Kebudayaan dapat diartikan sebagai [[nilai sosial|nilai-nilai]] (”values”) yang dianut oleh masyarakat ataupun persepsi yang dimiliki oleh warga masyarakat terhadap berbagai hal. Baik nilai-nilai maupun persepsi berkaitan dengan aspek-aspek kejiwaan/psikologis, yaitu apa yang terdapat dalam alam pikiran. Aspek-aspek kejiwaan ini menjadi penting artinya apabila disadari, bahwa tingkah laku seseorang sangat dipengaruhi oleh apa yang ada dalam alam pikiran orang yang bersangkutan. Sebagai salah satu hasil pemikiran dan penemuan seseorang adalah [[kesenian]], yang merupakan subsistem dari [[kebudayaan]].

Globalisasi sebagai sebuah gejala tersebarnya [[nilai sosial|nilai-nilai]] dan [[budaya]] tertentu keseluruh dunia (sehingga menjadi budaya dunia atau ”world culture”) telah terlihat semenjak lama. Cikal bakal dari persebaran budaya dunia ini dapat ditelusuri dari perjalanan para penjelajah [[Eropa|Eropa Barat]] ke berbagai tempat di dunia ini ( Lucian W. Pye, 1966 ).

Namun, perkembangan globalisasi kebudayaan secara intensif terjadi pada awal ke-20 dengan berkembangnya [[teknologi komunikasi]]. Kontak melalui media menggantikan kontak fisik sebagai sarana utama komunikasi antarbangsa. Perubahan tersebut menjadikan komunikasi antarbangsa lebih mudah dilakukan, hal ini menyebabkan semakin cepatnya perkembangan globalisasi kebudayaan.

==== Ciri berkembangnya globalisasi kebudayaan ====

* Berkembangnya pertukaran kebudayaan internasional.
* Penyebaran prinsip multikebudayaan (”multiculturalism”), dan kemudahan akses suatu individu terhadap kebudayaan lain di luar kebudayaannya.
* Berkembangnya turisme dan [[pariwisata]].
* Semakin banyaknya [[imigrasi]] dari suatu negara ke negara lain.
* Berkembangnya [[mode]] yang berskala global, seperti pakaian, film dan lain lain.
* Bertambah banyaknya event-event berskala global, seperti [[Piala Dunia FIFA]].
==== Ciri berkembangnya globalisasi kebudayaan ====

* Berkembangnya pertukaran kebudayaan internasional.
* Penyebaran prinsip multikebudayaan (”multiculturalism”), dan kemudahan akses suatu individu terhadap kebudayaan lain di luar kebudayaannya.
* Berkembangnya turisme dan [[pariwisata]].
* Semakin banyaknya [[imigrasi]] dari suatu negara ke negara lain.
* Berkembangnya [[mode]] yang berskala global, seperti pakaian, film dan lain lain.
* Bertambah banyaknya event-event berskala global, seperti [[Piala Dunia FIFA]].

Oleh: junaardas | 27/02/2010

BESARAN DAN SATUAN

Sistem Internasional Satuan
Sistem Internasional Satuan (nama aslinya dalam bahasa Perancis: Système International d’Unités (SI)) adalah sistem satuan atau besaran yang paling umum digunakan. Pada awalnya merupakan MKS, yaitu panjang (meter), massa (kilogram), dan waktu (detik/sekon). Sistem SI secara resmi digunakan di semua negara di dunia, namun dalam praktek sehari-hari beberapa negara (misalnya Amerika Serikat) masih menggunakan sistem satuan non-SI.
Dalam sistem SI terdapat 7 satuan dasar SI dan 2 satuan tanpa dimensi. Selain itu, dalam SI terdapat standar awalan-awalan (prefix) yang dapat digunakan untuk penggandaan atau pembagian satuan-satuan yang ada.
Satuan-satuan SI
7 satuan dasar SI adalah sebagai berikut (diikuti lambang dan rumus dimensi):

* meter untuk panjang (m, L)
* kilogram untuk massa (kg, M)
* sekon untuk waktu (s, T)
* ampere untuk arus listrik (A, I)
* kelvin untuk suhu (k, T)
* mol untuk jumlah molekul (mol, n)
* kandela untuk intensitas cahaya (cd, J)

Dua satuan SI tanpa dimensi adalah radian (rad) dan steradian (sr). Sistem Internasional Satuan
Sistem Internasional Satuan (nama aslinya dalam bahasa Perancis: Système International d’Unités (SI)) adalah sistem satuan atau besaran yang paling umum digunakan. Pada awalnya merupakan MKS, yaitu panjang (meter), massa (kilogram), dan waktu (detik/sekon). Sistem SI secara resmi digunakan di semua negara di dunia, namun dalam praktek sehari-hari beberapa negara (misalnya Amerika Serikat) masih menggunakan sistem satuan non-SI.
Dalam sistem SI terdapat 7 satuan dasar SI dan 2 satuan tanpa dimensi. Selain itu, dalam SI terdapat standar awalan-awalan (prefix) yang dapat digunakan untuk penggandaan atau pembagian satuan-satuan yang ada.] Satuan-satuan SI
7 satuan dasar SI adalah sebagai berikut (diikuti lambang dan rumus dimensi):

* meter untuk panjang (m, L)
* kilogram untuk massa (kg, M)
* sekon untuk waktu (s, T)
* ampere untuk arus listrik (A, I)
* kelvin untuk suhu (k, T)
* mol untuk jumlah molekul (mol, n)
* kandela untuk intensitas cahaya (cd, J)

Dua satuan SI tanpa dimensi adalah radian (rad) dan steradian (sr).
Satuan-satuan lain dalam SI dapat dijabarkan sebagai kombinasi dari satuan-satuan dasar di atas. Contoh:

* newton, adalah kg.m/s2.
* Satuan untuk kecepatan adalah meter/sekon (m/s)
* Satuan luas adalah m2

Satuan-satuan lain dalam SI dapat dijabarkan sebagai kombinasi dari satuan-satuan dasar di atas. Contoh:

* newton, adalah kg.m/s2.
* Satuan untuk kecepatan adalah meter/sekon (m/s)
* Satuan luas adalah m2

Besaran fisis terdiri dari:
Besaran pokok
Besaran pokok adalah besaran yang satuannya telah ditetapkan terlebih dahulu dan tidak diturunkan dari besaran lain.
Macam-macam besaran pokok:
1. Panjang Satuan panjang adalah “meter”.Definisi baru satuan “meter” “satu meter adalah jarak yang ditempuh cahaya (dalam vakum) dalam selang waktu 1/299 792 458 sekon.” Massa Satuan massa adalah “kilogram” (disingkat kg)Definisi adalah massa sebuah kilogram standar yang disimpan di lembaga Timbangan dan Ukuran Internasional (CGPM ke-1, 1899) [sunting] Waktu Satuan waktu adalah “sekon” (disingkat s) (detik)Definisi adalah selang waktu yang diperlukan oleh atom sesium-133 untuk melakukan getaran sebanyak 9 192 631 770 kali dalam transisi antara dua tingkat energi di tingkat energi dasarnya (CGPM ke-13; 1967) Kuat arus listrik Satuan kuat arus listrik adalah “ampere” (disingkat A)Definisi adalah kuat arus tetap yang jika dialirkan melalui dua buah kawat yang sejajar dan sangat panjang, dengan tebal yang dapat diabaikan dan diletakkan pada jarak pisah 1 meter dalam vakum, menghasilkan gaya 2 X 10-7 newton pada setiap meter kawat. Suhu Satuan suhu adalah “kelvin” (disingkat K)Definisi adalah 1/273,16 kali suhu termodinamika titik tripel air (CGPM ke-13, 1967). Dengan demikian, suhu termodinamika titik tripel air adalah 273,16 K. Titik tripel air adalah suhu dimana air murni berada dalam keadaan seimbang dengan es dan uap jenuhnya.
Intensitas Cahaya Satuan intensitas cahaya adalah “kandela” (disingkat cd).Definisi adalah intensitas cahaya suatu sumber cahaya yang memancarkan radiasi monokromatik pada frekuensi 540 X 1012 hertz dengan intensitas radiasi sebesar 1/683 watt per steradian dalam arah tersebut (CGPM ke-16, 1979)
Besaran turunan
Besaran turunan adalah besaran yang didapat dari penggabungan besaran-besaran pokok.
Contoh besaran turunan:
Kecepatan kecepatan adalah “meter per detik” disingkat m/s.
Percepatan Satuan percepatan adalah meter “per detik kuadrat” disingkat m/s2.
Gaya Satuan gaya adalah “newton” disingkat N. Dalam Sistem Satuan Internasional (SI) satuan gaya adalah kg m/s2.
Luas Satuan dari luas adalah “meter kuadrat” disingkat m2.
Volume Satuan dari volume adalah “meter kubik” disingkat m3.
(SUMBER WIKIPEDIA INDONESIA)

SUHU
Suhu adalah derajat panas dinginnya suatu benda.
Suhu dapat dirasakan keberadaannya tetapi tidak dapat diukur dengan indera. Untuk mengukur suhu dapat digunakan alat yang bernama termometer.

Termometer dibuat berdasarkan sifat-sifat pada suatu zat yang dapat berubah bila mengalami perubahan suhu. Perubahan yang sering dipakai pada termometer yang menggunakan bahan pengisi zat cair seperti air raksa dan alkohol adalah perubahan volume.
Air raksa mempunyai keistimewaan diantaranya:
1. Pemuaiannya teratur
2. Warnanya mudah dilihat karena mengkilat keperakan
3. Dapat mengukur suhu lebih tinggi dari pada air raksa (titik didih 356,9 derajat celsius)
4. Tidak membasahi dinding

Alkohol mempunyai keistimewaan dapat digunakan untuk mengukur suhu lebih rendah dari pada air raksa (titik bekunya -115 derajat celsius), dapat mengukur lebih teliti karena koefisien muainya lebih besar

Air raksa mempunyai kelemahan :
1. tidak dapat mengukur suhu yang sangat rendah, karena titik bekunya tinggi (-40 derajat celsius)
2. raksa termasuk zat beracun sehingga berbahaya jika termometer pecah
3. harganya mahal

Kelemahan alkohol :
1. tidak dapat mengukur suhu yang tinggi, karena titik didihnya rendah (78 derajat celsius)
2. membasahi dinding
3. tidak berwarna

Skala suhu yang biasa kita kenal adalah :
1. Skala celsius diusulkan oleh Anders Celsius dengan batas titik tetap atas 100 dan titik tetap bawah 0.
2. Skala Kelvin diusulkan oleh Lord William Thomson Kelvin dengan batas titik tetap atas 373 dan titik tetap bawah 273
3. Skala Reamur dengan batas titik tetap atas 80 dan titik tetap bawah 0
4. Skala Fahreinheit diusulkan oleh Daniel Gabriel Fareinheit dengan titik tetap atas 212 dan titik tetap bawah 32

Perbandingan skala C : K : R : F = 100 : 100 : 80 : 180 = 5 : 5 : 4 :9

Perhitungan akan menjadi :

t C = (t+273) K t K = (t-273)
t C = 5/4 t R t R = 4/5 C
t C = 5/9 (t F – 32) t F = 9/5 t C + 32

WUJUD ZAT
Di dalam kehidupan sehari-hari banyak kita temui banyak benda. Tetapi benda-benda tersebut dapat golongkan menjadi tiga yaitu: zat padat, zat cair, dan zat gas. Marilah kita bahas satu persatu ketiga jenis zat tersebut.

1. Zat Padat

Ambillah sebuah batu! Amatilah ciri-cirinya! Apakah batu tersebut berubah bentuk ketikmateri – BELAJAR FISIKAa diletakkan di dalam gelas? Apakah batu tersebut volume berubah ketika diletakkan di dalam air? Kalian bisa menjawab pertanyaan di atas dan dapat menentukan ciri-ciri dari benda padat. Jadi, benda padat mempunyai ciri bentuk dan volumenya tetap, hubungan antar atom penyusunnya tetap dan teratur, gaya tarik antar partikel kuat, gerakan partikel hanya berupa getaran di sekitar posisi tetapnya. contohnya: batu, besi, meja, dan lain-lain.

2. Zat Cair

Sekarang ambillah segelas air! Amati bentuknya! Kemudian pindahkan air tersebut ke dalam botol! Amati lagi bentuknya! Pindahkan lagi air itu ke piring! Amati bentuknya! Bentuknymateri – BELAJAR FISIKAa akan berubah sesuai dengan wadahnya. Apakah airnya akan berkurang, kalau wadahnya diganti? Tentu saja volumenya tidak berkurang! Dari pengamatan di atas dapat di simpulkan bahwa ciri dari zat cair adalah bentuknya berubah sesuai dengan wadahnya tetapi volumenya tetap, jarak antar partikel tetap dan agak berjauhan satu sama lain. gaya tarik antar partikel lemah , gerakan partikel lebih lincah daripada gerakan partikel pada zat padat. Contohnya: air, bensin, solar, dan lain-lain.

3. Zat Gas

Wujud zat yang ketiga adalah zat gas! Bagaimanakan ciri-cirinya? Ikutilah kegiatan berikumateri – BELAJAR FISIKAt! Ambillah sebuah balon! tiuplah pelan-pelan! apa yang akan terjadi? balon itu akan menjadi besar! bentuk udaranya akan seperti balon dan volumenya sama dengan volume balon. Setelah itu, amatilah orang yang sedang memompa ban sepeda! Bagaimanakah bentuk dan volume gas tersebut? tentu saja bentuk dan volumenya seperti ban sepeda. Jadi kesimpulannya, zat gas mempunyai ciri-ciri: bentuk dan volume selalu berubah sesuai dengan wadahnya, jarak antar partikel selalu berubah, hampir tidak ada gaya tarik menarik antar patikel gas, dan gerakan partikel lebih bebas.
(Sumber SMP Nasional Balik Papan)

MASSA JENIS
Massa jenis adalah pengukuran massa setiap satuan volume benda. Semakin tinggi massa jenis suatu benda, maka semakin besar pula massa setiap volumenya. Massa jenis rata-rata setiap benda merupakan total massa dibagi dengan total volumenya. Sebuah benda yang memiliki massa jenis lebih tinggi (misalnya besi) akan memiliki volume yang lebih rendah daripada benda bermassa sama yang memiliki massa jenis lebih rendah (misalnya air).
Satuan SI massa jenis adalah kilogram per meter kubik (kg·m-3)
Massa jenis berfungsi untuk menentukan zat. Setiap zat memiliki massa jenis yang berbeda. Dan satu zat berapapun massanya berapapun volumenya akan memiliki massa jenis yang sama.
Rumus untuk menentukan massa jenis adalah
\rho = \frac{m}{V}
dengan ρ adalah massa jenis, m adalah massa, V adalah volume.
Satuan massa jenis dalam ‘CGS [centi-gram-sekon]’ adalah: gram per sentimeter kubik (g/cm3).
1 g/cm3=1000 kg/m3
Massa jenis air murni adalah 1 g/cm3 atau sama dengan 1000 kg/m3
Selain karena angkanya yang mudah diingat dan mudah dipakai untuk menghitung, maka massa jenis air dipakai perbandingan untuk rumus ke-2 menghitung massa jenis, atau yang dinamakan ‘Massa Jenis Relatif’
Rumus massa jenis relatif = Massa bahan / Massa air yang volumenya sama
(SUMBER WIKIPEDIA INDONESIA)

GERAK LURUS
Gerak lurus adalah gerak suatu obyek yang lintasannya berupa garis lurus. Dapat pula jenis gerak ini disebut sebagai suatu translasi beraturan. Pada rentang waktu yang sama terjadi perpindahan yang besarnya sama

Pengelompokkan :

Gerak lurus dapat dikelompokkan menjadi gerak lurus beraturan dan gerak lurus berubah beraturan yang dibedakan dengan ada dan tidaknya [[percepatan]].

1. Gerak lurus beraturan (GLB)
Gerak lurus beraturan (”’GLB”’) adalah gerak lurus suatu obyek, dimana dalam gerak ini kecepatannya tetap atau tanpa percepatan, sehingga jarak yang ditempuh dalam gerak lurus beraturan adalah kelajuan kali waktu.
s = v x t
dengan arti dan satuan dalam SI :
s = jarak tempuh (meter)
v = kecepatan (meter/detik|)
t = waktu (detik)

2. Gerak lurus berubah beraturan (GLBB)
Gerak lurus berubah beraturan (”’GLBB”’) adalah gerak lurus suatu obyek, di mana kecepatannya berubah terhadap waktu akibat adanya percepatan yang tetap. Akibat adanya percepatan rumus jarak yang ditempuh tidak lagi linier melainkan kuadratik.

v = v_0 + a \cdot t \!

s = v_0 \cdot t + \frac{1}{2} a \cdot t^2 \!
dengan arti dan satuan dalam [SI]:
Vo = kecepatan mula-mula ([[meter/detik)
a = percepatan ([[meter/detik)
t = waktu (detik)
s = Jarak tempuh/perpindahan (meter)

3. Gerak jatuh bebas
Gerak jatuh bebas atau GJB adalah salah satu bentuk gerak lurus dalam satu dimensi yang hanya dipengaruhi oleh adanya gaya gravitasi. Variasi dari gerak ini adalah gerak jatuh dipercepat dan gerak peluru.

Rumus umum
Secara umum gerak yang hanya dipengaruhi oleh gaya gravitasi memiliki bentuk:
y = y_0 + v_0 \cdot t + \frac12 g t^2 \!
di mana arti-arti lambang dan satuannya dalam SI adalah

* t adalah waktu (s)
* y adalah posisi pada saat t (m)
* y0 adalah posisi awal (m)
* v0 adalah kecepatan awal (m/s)
* g adalah percepatan gravitasi (m/s2)

Akan tetapi khusus untuk GJB diperlukan syarat tambahan yaitu:v_0 = 0 \! sehingga rumusan di atas menjadiy = y_0 + \frac12 g t^2 \!
Analogi gerak jatuh bebas
Apabila gerak jatuh bebas adalah gerak yang hanya dipengaruhi oleh gaya gravitasi, dapat dikemukakan gerak jatuh yang mirip akan tetapi tidak hanya oleh gaya gravitasi, misalnya gerak oleh gaya listrik.

GJB dan analoginya

Gerak oleh gaya gravitasi Gerak oleh gaya listrik
gaya F = mg \! F = qE \!
percepatan a = g \! a = \frac q m E \!
kecepatan v = gt \! v = \left(\frac q m E \right) t\!
posisi y = \frac{1}{2} g t^2 \! y = \frac{1}{2} \left( \frac{q}{m} E \right) t^2 \!
Dengan memanfaatkan kedua gaya yang mirip ini percobaan Millikan dilakukan untuk mengukur muatan elektron dengan menggunakan setetes minyak.
(SUMBER WIKIPEDIA INDONESIA)

GAYA

Gaya adalah dorongan atau tarikan yang menyebabkan benda mengalami perubahan gerak, arah atau bentuk.

Gaya dibedakan menjadi:
1. gaya kontak
2. gaya non kontak

Gaya kontak adalah gaya yang menyentuh benda
Gaya non kontak adalah gaya yang tidak menyentuh benda

Berdasarkan penyebabnya gaya dapat dibedakan menjadi beberapa macam diantaranya:
Gaya otot, gaya mesin, gaya gesek termasuk dalam gaya kontak
Gaya magnet, gaya listrik, gaya gravitasi termasuk dalam gaya non kontak

Resultan gaya adalah perpaduan beberapa gaya menjadi sebuah gaya
Resultan beberapa gaya yang searah nilainya dapat dijumlahkan
Resultan beberapa gaya yang berlawanan arah nilainya dapat dikurangkan

Hukum 1 Newton
Benda diam akan tetap diam atau benda yag bergerak lurus beraturan akan tetap bergerak lurus beraturan selama resultan gaya yang bekerja pada benda tersebut adalah nol
contoh dalam kehidupan sehari-hari : pada saat kita naik mobil yang berhenti lalu mobil tersebut tiba-tiba dijalankan kedepan maka kita akan terdorong ke belakang atau sebaliknya ketika mobil itu bergerak kemudian tiba-tiba mobil direm maka kita akan terlempar atau terdorong ke depan

Hukum 2 Newton
Besarnya percepatan suatu benda yang diakibatkan suatu gaya berbanding lurus dan searah dengan gaya tersebut dan berbanding terbalik terhadap massanya

Hukum 3 Newton
Apabila suatu benda memberikan gaya pada suatu benda lain maka benda tersebut akan mengalami gaya dari benda lain yang sama besarnya tetapi berlawanan arah

Arjuna Bahagia

Oleh: junaardas | 27/02/2010

BESARAN DAN SATUAN

Sistem Internasional Satuan
Sistem Internasional Satuan (nama aslinya dalam bahasa Perancis: Système International d’Unités (SI)) adalah sistem satuan atau besaran yang paling umum digunakan. Pada awalnya merupakan MKS, yaitu panjang (meter), massa (kilogram), dan waktu (detik/sekon). Sistem SI secara resmi digunakan di semua negara di dunia, namun dalam praktek sehari-hari beberapa negara (misalnya Amerika Serikat) masih menggunakan sistem satuan non-SI.
Dalam sistem SI terdapat 7 satuan dasar SI dan 2 satuan tanpa dimensi. Selain itu, dalam SI terdapat standar awalan-awalan (prefix) yang dapat digunakan untuk penggandaan atau pembagian satuan-satuan yang ada.
Satuan-satuan SI
7 satuan dasar SI adalah sebagai berikut (diikuti lambang dan rumus dimensi):

* meter untuk panjang (m, L)
* kilogram untuk massa (kg, M)
* sekon untuk waktu (s, T)
* ampere untuk arus listrik (A, I)
* kelvin untuk suhu (k, T)
* mol untuk jumlah molekul (mol, n)
* kandela untuk intensitas cahaya (cd, J)

Dua satuan SI tanpa dimensi adalah radian (rad) dan steradian (sr). Sistem Internasional Satuan
Sistem Internasional Satuan (nama aslinya dalam bahasa Perancis: Système International d’Unités (SI)) adalah sistem satuan atau besaran yang paling umum digunakan. Pada awalnya merupakan MKS, yaitu panjang (meter), massa (kilogram), dan waktu (detik/sekon). Sistem SI secara resmi digunakan di semua negara di dunia, namun dalam praktek sehari-hari beberapa negara (misalnya Amerika Serikat) masih menggunakan sistem satuan non-SI.
Dalam sistem SI terdapat 7 satuan dasar SI dan 2 satuan tanpa dimensi. Selain itu, dalam SI terdapat standar awalan-awalan (prefix) yang dapat digunakan untuk penggandaan atau pembagian satuan-satuan yang ada.] Satuan-satuan SI
7 satuan dasar SI adalah sebagai berikut (diikuti lambang dan rumus dimensi):

* meter untuk panjang (m, L)
* kilogram untuk massa (kg, M)
* sekon untuk waktu (s, T)
* ampere untuk arus listrik (A, I)
* kelvin untuk suhu (k, T)
* mol untuk jumlah molekul (mol, n)
* kandela untuk intensitas cahaya (cd, J)

Dua satuan SI tanpa dimensi adalah radian (rad) dan steradian (sr).
Satuan-satuan lain dalam SI dapat dijabarkan sebagai kombinasi dari satuan-satuan dasar di atas. Contoh:

* newton, adalah kg.m/s2.
* Satuan untuk kecepatan adalah meter/sekon (m/s)
* Satuan luas adalah m2

Satuan-satuan lain dalam SI dapat dijabarkan sebagai kombinasi dari satuan-satuan dasar di atas. Contoh:

* newton, adalah kg.m/s2.
* Satuan untuk kecepatan adalah meter/sekon (m/s)
* Satuan luas adalah m2

Besaran fisis terdiri dari:
Besaran pokok
Besaran pokok adalah besaran yang satuannya telah ditetapkan terlebih dahulu dan tidak diturunkan dari besaran lain.
Macam-macam besaran pokok:
1. Panjang Satuan panjang adalah “meter”.Definisi baru satuan “meter” “satu meter adalah jarak yang ditempuh cahaya (dalam vakum) dalam selang waktu 1/299 792 458 sekon.” Massa Satuan massa adalah “kilogram” (disingkat kg)Definisi adalah massa sebuah kilogram standar yang disimpan di lembaga Timbangan dan Ukuran Internasional (CGPM ke-1, 1899) [sunting] Waktu Satuan waktu adalah “sekon” (disingkat s) (detik)Definisi adalah selang waktu yang diperlukan oleh atom sesium-133 untuk melakukan getaran sebanyak 9 192 631 770 kali dalam transisi antara dua tingkat energi di tingkat energi dasarnya (CGPM ke-13; 1967) Kuat arus listrik Satuan kuat arus listrik adalah “ampere” (disingkat A)Definisi adalah kuat arus tetap yang jika dialirkan melalui dua buah kawat yang sejajar dan sangat panjang, dengan tebal yang dapat diabaikan dan diletakkan pada jarak pisah 1 meter dalam vakum, menghasilkan gaya 2 X 10-7 newton pada setiap meter kawat. Suhu Satuan suhu adalah “kelvin” (disingkat K)Definisi adalah 1/273,16 kali suhu termodinamika titik tripel air (CGPM ke-13, 1967). Dengan demikian, suhu termodinamika titik tripel air adalah 273,16 K. Titik tripel air adalah suhu dimana air murni berada dalam keadaan seimbang dengan es dan uap jenuhnya.
Intensitas Cahaya Satuan intensitas cahaya adalah “kandela” (disingkat cd).Definisi adalah intensitas cahaya suatu sumber cahaya yang memancarkan radiasi monokromatik pada frekuensi 540 X 1012 hertz dengan intensitas radiasi sebesar 1/683 watt per steradian dalam arah tersebut (CGPM ke-16, 1979)
Besaran turunan
Besaran turunan adalah besaran yang didapat dari penggabungan besaran-besaran pokok.
Contoh besaran turunan:
Kecepatan kecepatan adalah “meter per detik” disingkat m/s.
Percepatan Satuan percepatan adalah meter “per detik kuadrat” disingkat m/s2.
Gaya Satuan gaya adalah “newton” disingkat N. Dalam Sistem Satuan Internasional (SI) satuan gaya adalah kg m/s2.
Luas Satuan dari luas adalah “meter kuadrat” disingkat m2.
Volume Satuan dari volume adalah “meter kubik” disingkat m3.
(SUMBER WIKIPEDIA INDONESIA)

SUHU
Suhu adalah derajat panas dinginnya suatu benda.
Suhu dapat dirasakan keberadaannya tetapi tidak dapat diukur dengan indera. Untuk mengukur suhu dapat digunakan alat yang bernama termometer.

Termometer dibuat berdasarkan sifat-sifat pada suatu zat yang dapat berubah bila mengalami perubahan suhu. Perubahan yang sering dipakai pada termometer yang menggunakan bahan pengisi zat cair seperti air raksa dan alkohol adalah perubahan volume.
Air raksa mempunyai keistimewaan diantaranya:
1. Pemuaiannya teratur
2. Warnanya mudah dilihat karena mengkilat keperakan
3. Dapat mengukur suhu lebih tinggi dari pada air raksa (titik didih 356,9 derajat celsius)
4. Tidak membasahi dinding

Alkohol mempunyai keistimewaan dapat digunakan untuk mengukur suhu lebih rendah dari pada air raksa (titik bekunya -115 derajat celsius), dapat mengukur lebih teliti karena koefisien muainya lebih besar

Air raksa mempunyai kelemahan :
1. tidak dapat mengukur suhu yang sangat rendah, karena titik bekunya tinggi (-40 derajat celsius)
2. raksa termasuk zat beracun sehingga berbahaya jika termometer pecah
3. harganya mahal

Kelemahan alkohol :
1. tidak dapat mengukur suhu yang tinggi, karena titik didihnya rendah (78 derajat celsius)
2. membasahi dinding
3. tidak berwarna

Skala suhu yang biasa kita kenal adalah :
1. Skala celsius diusulkan oleh Anders Celsius dengan batas titik tetap atas 100 dan titik tetap bawah 0.
2. Skala Kelvin diusulkan oleh Lord William Thomson Kelvin dengan batas titik tetap atas 373 dan titik tetap bawah 273
3. Skala Reamur dengan batas titik tetap atas 80 dan titik tetap bawah 0
4. Skala Fahreinheit diusulkan oleh Daniel Gabriel Fareinheit dengan titik tetap atas 212 dan titik tetap bawah 32

Perbandingan skala C : K : R : F = 100 : 100 : 80 : 180 = 5 : 5 : 4 :9

Perhitungan akan menjadi :

t C = (t+273) K t K = (t-273)
t C = 5/4 t R t R = 4/5 C
t C = 5/9 (t F – 32) t F = 9/5 t C + 32

WUJUD ZAT
Di dalam kehidupan sehari-hari banyak kita temui banyak benda. Tetapi benda-benda tersebut dapat golongkan menjadi tiga yaitu: zat padat, zat cair, dan zat gas. Marilah kita bahas satu persatu ketiga jenis zat tersebut.

1. Zat Padat

Ambillah sebuah batu! Amatilah ciri-cirinya! Apakah batu tersebut berubah bentuk ketikmateri – BELAJAR FISIKAa diletakkan di dalam gelas? Apakah batu tersebut volume berubah ketika diletakkan di dalam air? Kalian bisa menjawab pertanyaan di atas dan dapat menentukan ciri-ciri dari benda padat. Jadi, benda padat mempunyai ciri bentuk dan volumenya tetap, hubungan antar atom penyusunnya tetap dan teratur, gaya tarik antar partikel kuat, gerakan partikel hanya berupa getaran di sekitar posisi tetapnya. contohnya: batu, besi, meja, dan lain-lain.

2. Zat Cair

Sekarang ambillah segelas air! Amati bentuknya! Kemudian pindahkan air tersebut ke dalam botol! Amati lagi bentuknya! Pindahkan lagi air itu ke piring! Amati bentuknya! Bentuknymateri – BELAJAR FISIKAa akan berubah sesuai dengan wadahnya. Apakah airnya akan berkurang, kalau wadahnya diganti? Tentu saja volumenya tidak berkurang! Dari pengamatan di atas dapat di simpulkan bahwa ciri dari zat cair adalah bentuknya berubah sesuai dengan wadahnya tetapi volumenya tetap, jarak antar partikel tetap dan agak berjauhan satu sama lain. gaya tarik antar partikel lemah , gerakan partikel lebih lincah daripada gerakan partikel pada zat padat. Contohnya: air, bensin, solar, dan lain-lain.

3. Zat Gas

Wujud zat yang ketiga adalah zat gas! Bagaimanakan ciri-cirinya? Ikutilah kegiatan berikumateri – BELAJAR FISIKAt! Ambillah sebuah balon! tiuplah pelan-pelan! apa yang akan terjadi? balon itu akan menjadi besar! bentuk udaranya akan seperti balon dan volumenya sama dengan volume balon. Setelah itu, amatilah orang yang sedang memompa ban sepeda! Bagaimanakah bentuk dan volume gas tersebut? tentu saja bentuk dan volumenya seperti ban sepeda. Jadi kesimpulannya, zat gas mempunyai ciri-ciri: bentuk dan volume selalu berubah sesuai dengan wadahnya, jarak antar partikel selalu berubah, hampir tidak ada gaya tarik menarik antar patikel gas, dan gerakan partikel lebih bebas.
(Sumber SMP Nasional Balik Papan)

MASSA JENIS
Massa jenis adalah pengukuran massa setiap satuan volume benda. Semakin tinggi massa jenis suatu benda, maka semakin besar pula massa setiap volumenya. Massa jenis rata-rata setiap benda merupakan total massa dibagi dengan total volumenya. Sebuah benda yang memiliki massa jenis lebih tinggi (misalnya besi) akan memiliki volume yang lebih rendah daripada benda bermassa sama yang memiliki massa jenis lebih rendah (misalnya air).
Satuan SI massa jenis adalah kilogram per meter kubik (kg·m-3)
Massa jenis berfungsi untuk menentukan zat. Setiap zat memiliki massa jenis yang berbeda. Dan satu zat berapapun massanya berapapun volumenya akan memiliki massa jenis yang sama.
Rumus untuk menentukan massa jenis adalah
\rho = \frac{m}{V}
dengan ρ adalah massa jenis, m adalah massa, V adalah volume.
Satuan massa jenis dalam ‘CGS [centi-gram-sekon]’ adalah: gram per sentimeter kubik (g/cm3).
1 g/cm3=1000 kg/m3
Massa jenis air murni adalah 1 g/cm3 atau sama dengan 1000 kg/m3
Selain karena angkanya yang mudah diingat dan mudah dipakai untuk menghitung, maka massa jenis air dipakai perbandingan untuk rumus ke-2 menghitung massa jenis, atau yang dinamakan ‘Massa Jenis Relatif’
Rumus massa jenis relatif = Massa bahan / Massa air yang volumenya sama
(SUMBER WIKIPEDIA INDONESIA)

GERAK LURUS
Gerak lurus adalah gerak suatu obyek yang lintasannya berupa garis lurus. Dapat pula jenis gerak ini disebut sebagai suatu translasi beraturan. Pada rentang waktu yang sama terjadi perpindahan yang besarnya sama

Pengelompokkan :

Gerak lurus dapat dikelompokkan menjadi gerak lurus beraturan dan gerak lurus berubah beraturan yang dibedakan dengan ada dan tidaknya [[percepatan]].

1. Gerak lurus beraturan (GLB)
Gerak lurus beraturan (”’GLB”’) adalah gerak lurus suatu obyek, dimana dalam gerak ini kecepatannya tetap atau tanpa percepatan, sehingga jarak yang ditempuh dalam gerak lurus beraturan adalah kelajuan kali waktu.
s = v x t
dengan arti dan satuan dalam SI :
s = jarak tempuh (meter)
v = kecepatan (meter/detik|)
t = waktu (detik)

2. Gerak lurus berubah beraturan (GLBB)
Gerak lurus berubah beraturan (”’GLBB”’) adalah gerak lurus suatu obyek, di mana kecepatannya berubah terhadap waktu akibat adanya percepatan yang tetap. Akibat adanya percepatan rumus jarak yang ditempuh tidak lagi linier melainkan kuadratik.

v = v_0 + a \cdot t \!

s = v_0 \cdot t + \frac{1}{2} a \cdot t^2 \!
dengan arti dan satuan dalam [SI]:
Vo = kecepatan mula-mula ([[meter/detik)
a = percepatan ([[meter/detik)
t = waktu (detik)
s = Jarak tempuh/perpindahan (meter)

3. Gerak jatuh bebas
Gerak jatuh bebas atau GJB adalah salah satu bentuk gerak lurus dalam satu dimensi yang hanya dipengaruhi oleh adanya gaya gravitasi. Variasi dari gerak ini adalah gerak jatuh dipercepat dan gerak peluru.

Rumus umum
Secara umum gerak yang hanya dipengaruhi oleh gaya gravitasi memiliki bentuk:
y = y_0 + v_0 \cdot t + \frac12 g t^2 \!
di mana arti-arti lambang dan satuannya dalam SI adalah

* t adalah waktu (s)
* y adalah posisi pada saat t (m)
* y0 adalah posisi awal (m)
* v0 adalah kecepatan awal (m/s)
* g adalah percepatan gravitasi (m/s2)

Akan tetapi khusus untuk GJB diperlukan syarat tambahan yaitu:v_0 = 0 \! sehingga rumusan di atas menjadiy = y_0 + \frac12 g t^2 \!
Analogi gerak jatuh bebas
Apabila gerak jatuh bebas adalah gerak yang hanya dipengaruhi oleh gaya gravitasi, dapat dikemukakan gerak jatuh yang mirip akan tetapi tidak hanya oleh gaya gravitasi, misalnya gerak oleh gaya listrik.

GJB dan analoginya

Gerak oleh gaya gravitasi Gerak oleh gaya listrik
gaya F = mg \! F = qE \!
percepatan a = g \! a = \frac q m E \!
kecepatan v = gt \! v = \left(\frac q m E \right) t\!
posisi y = \frac{1}{2} g t^2 \! y = \frac{1}{2} \left( \frac{q}{m} E \right) t^2 \!
Dengan memanfaatkan kedua gaya yang mirip ini percobaan Millikan dilakukan untuk mengukur muatan elektron dengan menggunakan setetes minyak.
(SUMBER WIKIPEDIA INDONESIA)

GAYA

Gaya adalah dorongan atau tarikan yang menyebabkan benda mengalami perubahan gerak, arah atau bentuk.

Gaya dibedakan menjadi:
1. gaya kontak
2. gaya non kontak

Gaya kontak adalah gaya yang menyentuh benda
Gaya non kontak adalah gaya yang tidak menyentuh benda

Berdasarkan penyebabnya gaya dapat dibedakan menjadi beberapa macam diantaranya:
Gaya otot, gaya mesin, gaya gesek termasuk dalam gaya kontak
Gaya magnet, gaya listrik, gaya gravitasi termasuk dalam gaya non kontak

Resultan gaya adalah perpaduan beberapa gaya menjadi sebuah gaya
Resultan beberapa gaya yang searah nilainya dapat dijumlahkan
Resultan beberapa gaya yang berlawanan arah nilainya dapat dikurangkan

Hukum 1 Newton
Benda diam akan tetap diam atau benda yag bergerak lurus beraturan akan tetap bergerak lurus beraturan selama resultan gaya yang bekerja pada benda tersebut adalah nol
contoh dalam kehidupan sehari-hari : pada saat kita naik mobil yang berhenti lalu mobil tersebut tiba-tiba dijalankan kedepan maka kita akan terdorong ke belakang atau sebaliknya ketika mobil itu bergerak kemudian tiba-tiba mobil direm maka kita akan terlempar atau terdorong ke depan

Hukum 2 Newton
Besarnya percepatan suatu benda yang diakibatkan suatu gaya berbanding lurus dan searah dengan gaya tersebut dan berbanding terbalik terhadap massanya

Hukum 3 Newton
Apabila suatu benda memberikan gaya pada suatu benda lain maka benda tersebut akan mengalami gaya dari benda lain yang sama besarnya tetapi berlawanan arah

Arjuna Bahagia

Oleh: junaardas | 26/02/2010

Bentuk bentuk perubahan sosial

Perubahan-perubahan sosial yang terjadi dalam masyarakat dapat dibedakan atas beberapa sudut pandang. Pertama dari sudut pandang waktu berlangsungnya, kedua dari sudut pandang ruang lingkupnya, dan yang terakhir dari sudut pandang kehendak agen perubahan

1)Berdasarkan proses berlangsungnya
Berdasarkan cepat lambatnya, perubahan sosial dibedakan menjadi dua bentuk umum yaitu perubahan yang berlangsung cepat dan perubahan yang berlangsung lambat. Kedua bentuk perubahan tersebut dalam sosiologi dikenal dengan revolusi dan evolusi.
a.Perubahan Evolusi
Perubahan evolusi adalah perubahan-perubahan sosial yang terjadi dalam proses lambat, dalam waktu yang cukup lama dan tanpa ada kehendak tertentu dari masyarakat yang bersangkutan. Perubahan-perubahan ini berlangsung mengikuti kondisi perkembangan masyarakat, yaitu sejalan dengan usaha-usaha masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Dengan kata lain, perubahan sosial terjadi karena dorongan dari usaha-usaha masyarakat guna menyesuaikan diri terhadap kebutuhan-kebutuhan hidupnya dengan perkembangan masyarakat pada waktu tertentu. Contoh, perubahan sosial dari masyarakat berburu menuju ke masyarakat meramu.
Menurut Soerjono Soekanto (1987), terdapat tiga teori yang mengupas tentang evolusi, yaitu:
1) Unilinier Theories of Evolution
Teori ini menyatakan bahwa manusia dan masyarakat mengalami perkembangan sesuai dengan tahap-tahap tertentu, dari yang sederhana menjadi kompleks dan sampai pada tahap yang sempurna.
2) Universal Theory of Evolution
Teori ini menyatakan bahwa perkembangan masyarakat tidak perlu melalui tahap-tahap tertentu yang tetap. Menurut teori ini, kebudayaan manusia telah mengikuti suatu garis evolusi yang tertentu.
3) Multilined Theories of Evolution
Teori ini menekankan pada penelitian terhadap tahap perkembangan tertentu dalam evolusi masyarakat. Misalnya, penelitian pada pengaruh perubahan sistem pencaharian dari sistem berburu ke pertanian.

b. Perubahan Revolusi
Perubahan revolusi merupakan perubahan yang berlangsung secara cepat dan tidak ada kehendak atau perencanaan sebelumnya. Secara sosiologis perubahan revolusi diartikan sebagai perubahan-perubahan social mengenai unsur-unsur kehidupan atau lembaga lembaga kemasyarakatan yang berlangsung relative cepat. Dalam revolusi, perubahan dapat terjadi dengan direncanakan atau tidak direncanakan.

Revolusi sering kali diawali adanya ketegangan atau konflik dalam tubuh masyarakat yang bersangkutan. Revolusi tidak dapat terjadi di setiap situasi dan kondisi masyarakat. Secara sosiologi, suatu revolusi dapat terjadi harus memenuhi beberapa syarat tertentu. Syarat-syarat tersebut antara lain:

1)Ada beberapa keinginan umum mengadakan suatu perubahan.Di dalam masyarakat harus ada perasaan tidak puas terhadap keadaan, dan harus ada suatu keinginan untuk mencapai perbaikan dengan perubahan keadaan tersebut.
2)Adanya seorang pemimpin atau sekelompok orang yang dianggap mampu memimpin masyarakat tersebut.
3)Pemimpin tersebut dapat menampung keinginan-keinginan tersebut, untuk kemudian merumuskan serta menegaskan rasa tidak puas dari masyarakat, untuk dijadikan program dan arah bagi geraknya masyarakat.
4)Pemimpin tersebut harus dapat menunjukkan suatu tujuan pada masyarakat. Artinya adalah bahwa tujuan tersebut bersifat konkret dan dapat dilihat oleh masyarakat. Selain itu, diperlukan juga suatu tujuan yang abstrak. Misalnya perumusan sesuatu ideologi tersebut.
5)Harus ada momentum untuk revolusi, yaitu suatu saat di mana segala keadaan dan faktor adalah baik sekali untuk memulai dengan gerakan revolusi. Apabila momentum (pemilihan waktu yang tepat) yang dipilih keliru, maka revolusi dapat gagal.

2)Berdasarkan ruang lingkupnya
Berdasarkan ruang lingkupnya, perubahan social dibagi menjadi dua, yaitu perubahan social yang berpengaruh besar dan perubahan social yang berpengaruh kecil.

a. Perubahan Berpengaruh Besar
Suatu perubahan dikatakan berpengaruh besar jika perubahan tersebut mengakibatkan terjadinya perubahan pada struktur kemasyarakatan, hubungan kerja, sistem mata pencaharian, dan stratifikasi masyarakat.Sebagaimana tampak pada perubahan masyarakat agraris menjadi industrialisasi. Pada perubahan ini memberi pengaruh secara besar-besaran terhadap jumlah kepadatan penduduk di wilayah industri dan mengakibatkan adanya perubahan mata pencaharian.

b. Perubahan Berpengaruh Kecil
Perubahan-perubahan berpengaruh kecil merupakan perubahanperubahan yang terjadi pada struktur sosial yang tidak membawa pengaruh langsung atau berarti bagi masyarakat. Contoh, perubahan mode pakaian dan mode rambut. Perubahan-perubahan tersebut tidak membawa pengaruh yang besar dalam masyarakat karena tidak mengakibatkan perubahan-perubahan pada lembaga kemasyarakatan.

Older Posts »

Kategori